Membawa Nama Bangsa
BAGI kapten Persib Bandung Marc Klok, laga perdana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 melawan FC Seoul jadi pertaruhan seantero negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Muhammad Ginanjar
Klok sadar, pertarungan di Seoul World Cup Stadium, Rabu (15/9) malam WIB, bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Ada keringat, rasa lelah yang ditahan, dan detak jantung jutaan pasang mata rakyat Indonesia yang ia bawa di pundaknya.
Jadwal super padat sedang mencengkeram Persib . Baru saja menyandarkan peluh usai laga panas kontra Persija Jakarta pada 12 September kemarin, esok harinya mereka sudah harus langsung terbang melintasi benua menuju Korea Selatan.
Fisik tentu terkuras, waktu istirahat terpangkas habis oleh perjalanan panjang yang melelahkan. Namun, bagi Marc Klok, rasa lelah itu mendadak menguap begitu membayangkan apa yang menanti mereka di Seoul World Cup Stadium.
Bukan hanya kemegahan stadion bersejarah, melainkan pengorbanan luar biasa dari para pendukung setia mereka, Bobotoh.
“Itu merupakan sebuah berkah dan sesuatu yang sangat kami syukuri sebagai pemain. Kami juga sangat menghargai semua orang yang bersedia melakukan perjalanan tersebut,” ujar Klok dengan nada emosional saat jumpa pers, Selasa (15/9).
Gelandang naturalisasi asal Belanda ini mengaku tersentuh mendengar kabar bahwa banyak Bobotoh yang rela merogoh kocek dalam-dalam dan menempuh jarak ribuan kilometer dari Bandung demi mengawal perjuangan Pangeran Biru secara langsung di Korea.
Kehadiran mereka di tribun penonton bagai bahan bakar spiritual di tengah terkurasnya stamina para pemain.Klok sadar, FC Seoul adalah tembok raksasa yang tidak mudah diruntuhkan.
Namun, berjalan keluar dari lorong stadion besok bukan lagi soal Persib semata. Ada nama Indonesia yang mereka bawa ke panggung Asia.
“Tempat ini menjadi panggung bagi kami sebagai pemain, klub, dan juga negara untuk tampil sebaik mungkin.
Itulah yang ingin kami lakukan besok,” tegas Klok dengan mata menyala.
Di kota yang asing dan udara yang berbeda, Klok dan kolega siap melupakan rasa penat di kaki mereka. Didorong oleh militansi Bobotoh yang tak kenal jarak, mereka siap bertarung habis-habisan demi harga diri bangsa.
Persiapan Sebelumnya, Persib langsung menjalankan program pemulihan setibanya di Korea Selatan. Tanpa membuang banyak waktu, skuat Maung Bandung menggelar latihan di Seoul pada Senin (14/9) sore.
Namun di sesi latihan ini, skuat Persib hanya diberikan latihan ringan dengan memfokuskan diri pada recovery. Tujuannya untuk membantu para pemain mengembalikan kebugaran sekaligus mengurangi dampak kelelahan.
Sebab sebelum bertolak ke Korea Selatan, Adam Alis dan kawan-kawan baru saja melakoni pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9).
Sehari setelah pertandingan, skuat Persib langsung melakukan perjalanan menuju Seoul. Setibanya di Korea Selatan pada Senin pagi, para pemain mendapat waktu untuk beristirahat sebelum menjalani latihan pemulihan pada sore hari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi tim pelatih dalam menghadapi jadwal padat. Pasalnya, Persib akan segera melakoni laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL) Two 2026/2027 dengan menghadapi FC Seoul, Rabu (16/9/2026).
Selain memulihkan kondisi fisik, latihan perdana di Seoul juga dimanfaatkan pemain untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan baru.
Suhu udara dan tingkat kelembapan di Korea Selatan menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum pertandingan.
Waktu persiapan yang singkat membuat proses adaptasi menjadi sangat penting bagi Pangeran Biru. Tim pelatih berharap para pemain dapat segera mencapai kondisi terbaik sebelum menjalani latihan resmi di Stadion Piala Dunia Seoul, Selasa (15/9/2026).
Kabar baik turut menyertai persiapan Persib.
Seluruh pemain yang masuk dalam rombongan ke Korea Selatan dilaporkan berada dalam kondisi bugar dan tidak mengalami kendala cedera.
Dengan kondisi skuad yang terjaga, Persib kini mengarahkan fokus sepenuhnya pada laga melawan FC Seoul. Persiapan matang menjadi modal penting bagi Pangeran Biru untuk mengawali kiprah di Grup E ACL Two 2026/27 dengan hasil positif.(bsf )
Editor : Inilahkoran

