Menata Gerbang Jawa Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Yuliantono
INILAH, Bandung - Sebuah gapura di batas Jawa Barat dan DKI Jakarta memantik perbincangan. Bukan hanya bentuknya yang menjadi perhatian, tetapi juga anggaran yang disiapkan untuk membangunnya.
Polemik pembangunan gapura perbatasan di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, itu kemudian mendapat respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia menegaskan, proyek tersebut tidak semata-mata untuk mendirikan sebuah gerbang.
Di balik gapura, ada penataan kawasan dan rencana peningkatan kualitas jalan yang menjadi bagian dari pekerjaan tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin pintu masuk dari arah ibu kota memiliki infrastruktur yang dinilai lebih layak.
“Di situ bukan hanya gerbang, kita juga akan segera membangun jalannya. Jalannya kan tidak ini halus. Ya kita jalannya harus halus dong, punya kualitas menjadi kualitas jalan Provinsi Jawa Barat. Dan itu kan perbatasan dengan Jakarta,” ujar Dedi di Kota Bandung baru-baru ini.
Bagi Dedi, kawasan perbatasan bukan sekadar garis administratif. Kawasan itu menjadi wajah pertama yang dilihat masyarakat ketika memasuki Jawa Barat dari arah Jakarta.
Karena itu, penataan tidak hanya berbicara tentang jalan yang lebih baik. Identitas visual juga dianggap penting untuk memperkuat karakter sebuah wilayah.
Konsep Candi Bentar dipilih sebagai bentuk gapura. Menurut Dedi, desain tersebut bukan khusus dibuat untuk Depok, melainkan mengikuti karakter gerbang yang telah digunakan di sejumlah titik perbatasan Jawa Barat.
“(Candi Bentar) Ya sama. Semua gerbang perbatasan bentuk gapuranya sama, khas Jawa Barat,” ucapnya.
Namun, perhatian publik tidak lepas dari angka yang tercantum dalam dokumen pengadaan. Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Inaproc LKPP mencatat pagu pembangunan gapura mencapai Rp3.070.210.050.
Sementara itu, nilai kontrak pekerjaan ditetapkan lebih rendah, yakni Rp2.495.121.811.
Pemerintah memastikan proyek tersebut tidak berhenti pada bangunan gapura. Jalan di sekitar kawasan perbatasan juga akan ditingkatkan sehingga penataan diharapkan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengguna jalan.
(gin)
Editor : Inilahkoran

