Mengejek Jimin BTS, Agensi Geffen Records yang Bekerja dengan HYBE Minta Maaf

Agensi Amerika Geffen Records kini minta maaf karena telah mengejek Jimin BTS saat penggemar minta dang idola dipromosikan untuk comeback solo.

Mengejek Jimin BTS, Agensi Geffen Records yang Bekerja dengan HYBE Minta Maaf
Geffen Recods minta maaf setelah mengejek Jimin BTS.

inilahkoran - Jimin BTS saat ini bersiap untuk melakukan Comeback solo dengan merilis album baru 'MUSE' pada 19 Juli 2024, mendatang.

Pada hari Jumat, 28 Juni 2024, Jimin BTS merilis music video dari lagu b-side 'Smeraldo Garden Marching Band (feat Loco)'.

Sebelumnya pada tanggal 23 Juni 2024, kata kunci 'GEFFEN APOLOGIZE TO JIMIN' mulai menjadi tren di platform media sosial X (sebelumnya Twitter).

Hal ini dikarena berbagai Penggemar BTS mengungkapkan kemarahan mereka pada Geffen Records, perusahaan yang bertugas mempromosikan BTS di AS.

Saat itu, Ray Kurzeka, salah satu petinggi Geffen Records diketahui sempat membalas ejekan seorang Penggemar yang meminta Geffen Records mempromosikan Jimin BTS dengan baik.

Alih-alih menangani masalah ini secara profesional, Ray Kurzeka menonaktifkan profil media sosial-nya dan mengabaikan kemarahan Penggemar.

Baru pada tanggal 28 Juni 2024, juga seminggu kemudian, Geffen Records akhirnya merilis pernyataan resmi mengenai kontroversi tersebut.

Namun, agensi tersebut hanya menyatakan bahwa jawaban yang Mengejek itu “dibuat karena kesalahan”, sebelum meminta Penggemar untuk “menahan diri dari serangan pribadi apa pun”.  

Mereka juga bersikeras bahwa perilisan album solo ke-2 Jimin BTS, 'MUSE' akan “berjalan sesuai rencana tanpa dampak apa pun”. 

Karena pernyataan ini datang sangat terlambat dan tidak pernah membahas promosi buruk untuk perilisan Jimin BTS mendatang, Penggemar tetap marah, percaya bahwa Ray Kurzela tidak melakukan kesalahan seperti yang diklaim, dan menekankan bahwa dia tidak pernah mengeluarkan permintaan maaf publik. 

“Tolong promosikan Jimin dengan benar, kami hanya meminta hal yang paling minimal”.

“Ini bukan kesalahan. Itu disengaja”, dan “lakukan pekerjaanmu, hormati Jimin, dan promosikan Jimin”.

Komentar-komentar seperti ini masih dapat dilihat membanjiri pernyataan Geffen dan di seluruh internet.***


Editor : Irma Nurfajri