Menggema di TikTok: Warganet Serukan Dukungan untuk Pilih ASIH!
Media sosial TikTok menjadi ajang kreatif bagi masyarakat Jawa Barat untuk menunjukkan dukungan mereka kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie (ASIH).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Media sosial TikTok menjadi ajang kreatif bagi masyarakat Jawa Barat untuk menunjukkan Dukungan mereka kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie (ASIH).
Salah satu cara yang paling mencolok adalah lagu viral "Coblos Botakna," yang kini menjadi anthem untuk kampanye pasangan ini.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @ithaa157, lagu tersebut menggugah semangat dengan liriknya, "Nomor 3 hayu pilih Jabar ASIH.
Coblos botakna, coblos botakna." Lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong masyarakat untuk bersatu dalam mendukung ASIH.
Komentar-komentar dari Warganet pun mencerminkan semangat positif ini. Abah Sajira menegaskan pilihannya dengan, "Saya pilih Jabar Asih karena ilmu agama Islamnya," menunjukkan bahwa nilai-nilai agama menjadi pertimbangan penting bagi pemilih.
Sementara itu, ALIMA menambahkan dengan semangat, "Hayu ngabring milih ASIH," mengajak semua untuk bersama-sama mendukung pasangan ini.
Tak ketinggalan, srimulyaningsihkawalu menyampaikan dukungannya dengan kalimat yang penuh makna, "Silih asah silih ASIH silih asuh pilih ASIH No 3," menggambarkan kolaborasi dan saling mendukung.
Purnamasari3255 juga ikut menyuarakan harapannya, menulis, "Ahmad Syaiku bsm Ilham Habibi utk Gubernur Jabar dan Wakil Gubernur Jabar Aamiin," yang menunjukkan keyakinan akan kemenangan pasangan ini.
Dengan dukungan yang semakin meluas di media sosial, pasangan ASIH tampaknya akan terus mendapatkan momentum menjelang Pilgub Jabar 2024.
Suara masyarakat yang penuh semangat ini menjadi indikasi bahwa mereka siap untuk memberikan dukungan penuh kepada calon yang mereka yakini akan membawa perubahan positif.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

