Menjaga Performa di Bulan Ramadan: Perjuangan Beckham Putra Nugraha dalam Berlatih dan Bertanding
Bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet muslim, termasuk gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha. Di tengah kewajiban menjalankan ibadah puasa, ia tetap berkomitmen untuk menjaga performanya di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet muslim, termasuk gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha. Di tengah kewajiban menjalankan ibadah puasa, ia tetap berkomitmen untuk menjaga performanya di lapangan.
Meski sempat absen pada pertandingan pertama di bulan Ramadan, Beckham kembali tampil saat Persib menghadapi Persik Kediri dan Semen Padang.
Selain pertandingan, Persib juga tetap menjalani program latihan rutin selama Ramadan. Meski jadwal padat, Beckham mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam menyesuaikan diri. Kuncinya, menurutnya, adalah menjaga pola makan yang seimbang dan memastikan waktu istirahat yang cukup.
Dalam menghadapi tantangan fisik di bulan Ramadan, Beckham sangat memperhatikan asupan makanan. Ia menyadari bahwa meskipun berbuka puasa menjadi momen yang ditunggu-tunggu, mengonsumsi makanan secara berlebihan justru bisa berdampak buruk bagi tubuhnya.
"Tidak mudah Bertanding di bulan puasa. Siang berpuasa, setelah buka, kita juga tidak bisa makan terlalu banyak, perut bisa sakit," ujar Beckham dikutip dari laman resmi Persib.
Karena itu, ia selalu memastikan makanan yang dikonsumsinya saat sahur dan berbuka memiliki kandungan gizi yang seimbang. Sahur menjadi waktu penting untuk mengisi energi yang cukup agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
"Tapi yang terpenting, makan harus seimbang. Saat sahur harus banyak makanan bergizi, dan nutrisi yang baik untuk tubuh karena itu bisa membantu kita saat Bertanding malam harinya," lanjutnya.
Selain menjaga pola makan, istirahat yang cukup juga menjadi faktor penting dalam menjaga performa selama Ramadan. Beckham membagi waktunya dengan baik antara Berlatih, beristirahat, dan menjalankan ibadah.
Beckham juga mengungkapkan bahwa latihan pada malam hari menjadi solusi terbaik bagi para pemain yang berpuasa.
Dengan Berlatih setelah berbuka, tubuh memiliki energi yang cukup untuk menjalani sesi latihan tanpa harus mengorbankan kondisi fisik akibat dehidrasi atau kelelahan.
"Latihan juga malam jadi sangat ada waktu, ya dimanfaatkan dengan olahraga juga. Sebelumnya juga sudah dilakukan di bulan Ramadan tahun kemarin, hasilnya bagus, dan Beckham ingin ulangi itu dan juara di tahun ini," tutupnya penuh optimisme.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

