Menjaga Rimba Pesisir Timur
Hamparan hijau mangrove menjadi penjaga yang berdiri di garis depan pesisir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Balikpapan - Hamparan hijau mangrove menjadi penjaga yang berdiri di garis depan pesisir. Akarnya menahan abrasi, menjadi rumah bagi berbagai biota laut, sekaligus menjadi benteng alami bagi wilayah pesisir dari perubahan lingkungan.
Kesadaran itulah yang terus diperkuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui aksi konservasi dan edukasi lingkungan. Dengan luas mencapai 239.805 hektare, kawasan mangrove di Benua Etam menjadi salah satu ekosistem mangrove terluas di Indonesia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Timur Joko Istanto mengatakan, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Karena itu, perlindungan kawasan mangrove tidak cukup hanya melalui penanaman, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk merawatnya.
Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan ekosistem pesisir tetap terjaga sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya sabuk hijau nusantara.
“Berdasarkan data resmi tersebut, Kalimantan Timur kini menduduki posisi sebagai salah satu provinsi pemilik ekosistem mangrove terluas di Indonesia,” kata Joko dalam rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 yang dipusatkan di Pantai Lamaru, Kota Balikpapan.
Data luas mangrove tersebut mengacu pada Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2025.
Upaya menjaga kawasan tersebut diwujudkan melalui penanaman mangrove di pesisir Pantai Lamaru, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan.
Kegiatan itu merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Kelompok Kerja Mangrove Daerah (Renaksi-KKMD) Provinsi Kalimantan Timur periode 2025–2029.
Sebanyak 12.000 bibit mangrove disiapkan untuk memulihkan lahan pesisir seluas sekitar 1,2 hektare. Penanaman dilakukan dalam dua tahap dengan jenis mangrove yang disesuaikan dengan kondisi kawasan. (gin)
Editor : Inilahkoran

