Menteri Pariwisata Minta Jabar Miliki Kawasan Ekonomi Khusus

Menteri Pariwisata  (Menpar) Arief Yahya meminta Jawa Barat memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Terlebih, ada dua kawasan di Jabar yang sudah siap menjadi KEK.

Menteri Pariwisata Minta Jabar Miliki Kawasan Ekonomi Khusus

 

INILAH, Bandung-Menteri Pariwisata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Jawa Barat memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Terlebih, ada dua kawasan di Jabar yang sudah siap menjadi KEK.
"Saya pengen Jawa Barat punya Kawasan Ekonomi Khusus, yang sudah siap kebetulan di Jawa Barat bagian Selatan (Pangandaran) dan Sukabumi (Cikidang)," ujar Arif saat menghadiri Musrenbang RPJMD Jawa Barat 2018-2023 di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel, Bandung, Selasa (13/11/2018).

Dia mengatakan, untuk mencintakan KEK memang tidak mudah, namun akan ada banyak kemudahan dari pemerintah pusat bilamana sudah terealisasi. Baik itu infrastruktur, utilitas pasar, jalan, air, listrik hingga internet.

"Disediakan oleh pemerintah bahkan saya yakin bandara itu bisa dibicarakan, baik yang di Pangandaran maupun Sukabumi," katanya.

Arief menjanjikan pada triwulan pertama di tahun 2019 KEK ini akan rampung. Atau, paling cepat tiga bulan langsung ada penetapan dari pemerintah pusat yang nantinya dipimpin oleh Kementrian Perekonomian.

"Kalau secara khusus tidak perlu anggaran selama tanahnya sudah ada. Baik di Cikidang maupun di Pangandaran tanah sudah siap," ucapnya.

Lebih lanjut, Arief katakan, kendala terberat umumnya hanyalah masalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Namun mengenai itu, sambung dia, pemerintahan saat ini memiliki regulasi yang memudahkan.


"Yang paling berat umumnya adalah Amdal, dan bagus pemerintahan sekarang Amdal bisa dilakukan secara paralel," pungkasnya.

 


Editor : inilahkoran