Menyiasati, Mengubah Stigma Koperasi di Jawa Barat

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi mengakui, koperasi masih mendapat stigma kurang baik termasuk di Jabar.

Menyiasati, Mengubah Stigma Koperasi di Jawa Barat

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi mengakui, koperasi masih mendapat stigma kurang baik termasuk di Jabar.

Tujuan koperasi sesuai Undang-undang Nomor 25/1992 Pasal 4, tak lain adalah untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan ekonomi anggota serta masyarakat, nyatanya telah bergeser akibat adanya sejumlah oknum koperasi yang cenderung berprilaku selayaknya rentenir, bank emok dan lintah darat.

Baca Juga : Duh Pantarlih Lakukan Sejumlah Blunder di Tahapan Coklit Pilkada Serentak 2024

Belum lagi upaya penipuan, menggunakan dalih koperasi simpan pinjam seperti kasus Indosurya yang berhasil mengambil uang nasabah hingga Rp106 triliun, turut memperburuk keadaan dan citra koperasi di Indonesia.

Baca Juga : Disdik Jabar Keluarkan Surat Edaran Mekanisme Pengisian Calon Peserta Didik di Sekolah Belum Penuhi Kuota

Sebab itu kata Taufik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berbenah, menyiasati agar koperasi dapat kembali ke marwah sejatinya.

Halaman :


Editor : Ahmad Sayuti