Meski Tak Ditutup, TWA di Garut Sepi Kunjungan
Sejumlah taman wisata alam (TWA) di beberapa daerah kini ditutup untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Namun, TWA yang ada di Kabupaten Garut di bawah pemangkuan Seksi Konservasi Wilayah V Garut hingga kini masih dapat dikunjungi wisatawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut - Sejumlah taman wisata alam (TWA) di beberapa daerah kini ditutup untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Namun, TWA yang ada di Kabupaten Garut di bawah pemangkuan Seksi Konservasi Wilayah V Garut hingga kini masih dapat dikunjungi wisatawan.
Keempat TWA tersebut yakni TWA Kawah Kamojang, TWA Kawah Papandayan, TWA Gunung Guntur, dan TWA Kawah Talaga Bodas.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jabar Dodi Arisandi menyebutkan, tidak ditutupnya keempat kawasan TWA itu tak lepas dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.1/MENLHK/SETJEN/SET.1/3/2020 tertanggal 15 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona di Lingkup Kerja KLHK.
Menurutnya, di edaran itu disebutkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke kawasan konservasi mengikuti kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Luar Negeri serta Pemerintah Daerah setempat.
"Artinya, kita mengikuti kebijakan Pemkab Garut berkaitan pengelolaan wisatanya. Sedangkan dalam Surat Edaran Bupati Garut sendiri kan belum ada instruksi penutupan tempat wisata, khususnya TWA," kata Dodi, Jumat (20/3/2020).
Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di kawasan TWA. Seperti melakukan penyemprotan disinfektan, penyediaan cairan pembersih tangan, serta menginstruksikan pengelola untuk selalu menjaga kebersihan, termasuk para pengunjung.
Kebijakan tersebut juga berlaku di lingkungan kantor. Selain itu, pengaturan kerja piket bergiliran dengan catatan datang ke kantor dengan menggunakan kendaraan sendiri agar tak ada kontak dengan orang banyak, pertemuan-pertemuan ditunda, dan penerimaan kunjungan tamu dikurangi kecuali hal mendesak.
"Tetapi, meskipun tidak ditutup, kita pantau dalam beberapa hari ini, kunjungan wisatawan ke TWA sendiri sangat sepi. Banyak wisatawan membatalkan rencana kunjungannya. Apalagi ada imbauan supaya warga mengisolasi diri di rumah," ujar Dodi. (Zainulmukhtar)
Editor : Doni Ramdhani

