Meski Unggul dalam Tiga Kali Survei, Golkar Sebut Keputusan Dikdik Maju di Pilwalkot ada di DPP

DPD Partai Golkar Jawa Barat melakukan simulasi survei terhadap tiga pasangan calon Wali Kota Cimahi, yakni Dikdik Suratno Nugrahawan, Ali Hasan dan Ngatiyana.

Meski Unggul dalam Tiga Kali Survei, Golkar Sebut Keputusan Dikdik Maju di Pilwalkot ada di DPP
DPD Partai Golkar Jawa Barat melakukan simulasi survei terhadap tiga pasangan calon Wali Kota Cimahi, yakni Dikdik Suratno Nugrahawan, Ali Hasan dan Ngatiyana./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Cimahi - DPD Partai Golkar Jawa Barat melakukan simulasi Survei terhadap tiga pasangan calon Wali Kota Cimahi, yakni Dikdik Suratno Nugrahawan, Ali Hasan dan Ngatiyana.

Dalam survei internal Golkar yang dilakukan sebanyak tiga kali, nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan masih unggul dengan perolehan suara terbanyak.

"Pada survei pertama, pak Dikdik memperoleh nilai 54,5 persen disusul Ngatiyana dengan perolehan suara 33,1 persen," kata Perwakilan Tim Tujuh (Desk Pilkada Partai Golkar) Budi Setiawan kepada wartawan.

Kemudian, sambung Budi, pada survei kedua mantan Pj Wali Kota Cimahi itu masih mendapat nilai tertinggi yakni 46,8 persen. Sementara, Ngatiyana mendapat nilai 30,3 persen.

”Dari survei ketiga pak Dikdik masih tertinggi yakni 56,5 persen dan Ngatiyana 31,3 persen," ujarnya 

"Saat disimulasikan jika terjadi dua pasangan, pak Dikdik juga masih tertinggi yakni 56,5 persen dan Ngatiyana 33,2 persen,” sambungnya.

Menurutnya, melihat hasil survei internal tersebut, partai berlambang pohon beringin ini bersyukur lantaran calon yang diusungnya selalu meraih nilai tertinggi dari nama-nama calon wali kota lainnya.

"Hasil survei tersebut dilakukan pada periode 17 sampai 20 Mei 2024," ucapnya.

Meski nama Dikdik Suratno Nugrahawan berada di atas nama calon wali kota lainnya. Pihaknya belum bisa memastikan jika Golkar bakal langsung mengusung Sekda Kota Cimahi itu.

Pasalnya, keputusan untuk mengusung siapa calon Wali Kota yang bakal maju tetap ada di DPP Golkar.

”Rekom itu tetap akan dikeluarkan oleh DPP, sementara DPD tingkat kabupaten/kota itu sifatnya hanya mengusulkan nama," ucapnya.

"Tapi kalau melihat patokan berdasarkan hasil survei, maka rekom itu jelas kemungkinan besar akan memilih pak Dikdik,” imbuhnya.

Budi menjelaskan, pertimbangan mengusulkan nama Dikdik Suratno Nugrahawan untuk menjadi Bakal Calon Wali Kota Cimahi itu melihat dari hasil capaian kerja yang dilakukan sejak menjadi staf di Pemkot Cimahi hingga menjadi Sekda dan juga saat menjadi Pj Wali Kota Cimahi.

”Banyak perubahan yang terjadi yang dilakukan beliau. Kemudian dari pengalaman dia bekerja saat menjadi staf hingga sekarang, pak Dikdik sudah tahu betul tentang Cimahi,” paparnya.

Sementara untuk komunikasi politik, Budi menyebut, sejauh ini sudah melakukan penjajakan dengan enam partai yang ada di parlemen.

”Yang belum ada komunikasi itu dengan Partai Gerindra dan PKB. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan komunikasi,” sebutnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana