Mutasi Pejabat Kejaksaan, Banu Laksmana Pimpin Kejari Cimahi, Gantikan Nurintan
Banu Laksmana menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi menggantikan Nurintan Sirait dalam mutasi besar Kejaksaan Agung akhir 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Tongkat kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi resmi berganti. Kejaksaan Agung menunjuk Banu Laksmana sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Cimahi yang baru.
Banu menggantikan Nurintan Marolop Novianti Octaviana Sirait yang dimutasi ke jabatan lain di lingkungan Korps Adhyaksa.
Pergantian ini menjadi bagian dari mutasi dan rotasi besar-besaran di tubuh Kejaksaan RI. Total, terdapat 68 pejabat yang dirotasi, termasuk 43 kepala Kejaksaan Negeri di berbagai daerah.
Penyegaran Organisasi
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025, yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.
Informasi ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, di Jakarta.
“Pergantian ini dilakukan dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi, sekaligus untuk mengisi jabatan-jabatan yang membutuhkan percepatan pelayanan dan penegakan hukum,” ujar Anang.
Sebelum dipercaya memimpin Kejari Cimahi, Banu Laksamana menjabat sebagai Kajari Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Penempatannya di Cimahi menandai babak baru dalam kariernya sebagai jaksa karier yang telah malang melintang di berbagai wilayah tugas.
Profil Singkat Banu Laksmana
Dikutip dari berbagai sumber, Banu Laksmana, SH., LL.M., lahir di Jakarta pada 19 Mei 1983. Dia menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Indonesia (UI) dengan konsentrasi Hukum Perdata, sebelum melanjutkan studi Magister Hukum (LL.M.) di Universitas Maastricht, Belanda, dengan fokus Globalisation and Law.
Karier Banu di Kejaksaan RI dimulai dari bawah sebagai jaksa fungsional. Dia pernah bertugas di sejumlah satuan kerja, mulai dari Kejaksaan Negeri, kejaksaan tinggi, hingga Kejaksaan Agung.
Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Koordinator di Kejaksaan Tinggi, serta penugasan di unit khusus Kejaksaan Agung.
Saat menjabat sebagai Kajari Bulukumba, Banu dikenal aktif mendorong penanganan perkara secara profesional serta penguatan fungsi perdata dan tata usaha negara. Pengalaman itulah yang kini diharapkan dapat dibawa ke Kota Cimahi. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


