Naik Bandros di Bandung Cuma Rp81, Berlaku 16-17 Agustus 2026

Naik Bandros di Bandung cuma Rp81 pada 16-17 Agustus 2026. Simak jadwal, lokasi shelter, jam operasional, dan cara pembayaran via QRIS.

Naik Bandros di Bandung Cuma Rp81, Berlaku 16-17 Agustus 2026
Para penumpang Bandros saat turun di halte pemberhentian. Tarif khusus naik Bandros Rp81 berlaku 16-17 Agustus 2026 dalam rangka HUT ke-81 RI. Foto ilustrasi net

INILAHKORAN.ID - Masyarakat bisa menikmati layanan bus wisata Bandros dengan tarif hanya Rp81, selama dua hari dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program tersebut berlaku pada 16 dan 17 Agustus 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, program merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Bank Indonesia wilayah Jawa Barat.

"Alhamdulillah dalam rangka merayakan dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-81, Pemerintah Kota Bandung dan Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat sudah bekerja sama," kata Rasdian Setiadi, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, tarif khusus tersebut jauh lebih murah dibandingkan tarif normal Bandros yang berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000. Tarif Rp81 diberlakukan selama dua hari, dan pembayaran dilakukan menggunakan QRIS.

"Tarif biasanya kalau kita Rp20 ribu sampai Rp25 ribu. Sekarang ada diskon dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-81, jadi kita bayar tarifnya di Rp81," ucapnya.

Program tersebut, terbuka bagi masyarakat Kota Bandung, warga Bandung Raya maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Bandung. Sebanyak 12 armada Bandros, disiapkan untuk mendukung layanan selama program berlangsung.

"Jadi semuanya nanti ada di tiga shelter tadi. Di Alun-alun, kemudian di Braga, maupun yang di Diponegoro," ujar dia.

Pada Minggu (16/8), Bandros beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di shelter Alun-alun dan Jalan Diponegoro. Enam armada disiapkan di masing-masing lokasi.

Selanjutnya, layanan pada 16 Agustus berlanjut pada pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di kawasan Braga. Pada layanan malam tersebut, Dishub menyiapkan tiga unit Bandros dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga pengemudi dan kesiapan armada operasional hari berikutnya.

Sementara pada Senin (17/8), layanan Bandros kembali berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Alun-alun dan Jalan Diponegoro. Tidak ada operasional Bandros di Braga pada hari tersebut.

Dengan tarif yang sangat murah, Dishub Kota Bandung juga mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Petugas akan ditempatkan di sejumlah shelter mengatur antrean, dan mengantisipasi lonjakan pengguna layanan.

"Nanti ada petugas juga yang di shelter-shelter itu untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan sebagainya, seperti itu, diatur," jelasnya.

Rasdian mengatakan, mekanisme antrean akan diterapkan di shelter. Penumpang yang telah menggunakan layanan dan armada yang kembali dari rute perjalanan, akan mengikuti pengaturan antrean yang tersedia di lokasi.

"Program tarif Bandros Rp81 ini, sekaligus menjadi bagian dari kerja sama dengan Bank Indonesia dalam rangka Pekan QRIS Nasional. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, dapat melakukan pembayaran tarif melalui QRIS," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti