Nameset Mariano Peralta Jadi Favorit Bobotoh, Penjualan Jersey Persib Meningkat

Nameset Mariano Peralta menjadi salah satu yang paling diminati Bobotoh. Persib menyebut tingginya permintaan turut dipengaruhi program bundling bersama Bank BJ

Nameset Mariano Peralta Jadi Favorit Bobotoh, Penjualan Jersey Persib Meningkat
Jersey nameset Peralta jadi favorit Bobotoh penjulan pun meningkta.

INILAHKORAN.ID - Perekrutan Mariano Peralta yang dilakukan Persib musim 2026/2027 ini membawa dampak positif bagi tim. Tidak hanya menambah kekuatan dan kualitas tim, namun juga memberikan efek lain diluar tim. 

Salah satunya terlihat dari penjualan jersey Persib. Dari sejumlah nameset pemain yang tersedia, nama Peralta menjadi salah satu yang paling banyak diminati Bobotoh.

Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Budi Ulia membeberkan tingginya permintaan Bobotoh terhadap nameset Peralta tidak terlepas dari program bundling yang dilakukan Persib bersama Bank BJB.

“Untuk nameset pemain, Peralta menjadi nameset yang paling banyak diminati. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya program bundling bersama Bank BJB yang menggunakan nameset Peralta,” ujar Budi, Minggu (20/9/2026).

Meski demikian, Budi menyebut setiap Bobotoh memiliki preferensi masing-masing dalam memilih nama pemain yang ingin dicantumkan di bagian belakang jersey.

“Karena itu, kami berupaya menyiapkan nameset sesuai dengan prosedur, kebutuhan, dan ketersediaan yang ada,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Persib juga terus melakukan penyesuaian dalam penyediaan nameset seiring kebutuhan tim yang semakin kompleks. Selain untuk kebutuhan suporter, penyediaan jersey dan nameset juga harus menyesuaikan kebutuhan pertandingan Persib di berbagai kompetisi.

Apalagi di musim 2026/2027 ini, Persib menjalani empat kompetisi sekaligus. Mulai dari Super League, AFC Champions (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup serta League Cup.

“Jadi, ketersediaannya akan kami kelola secara bertahap sesuai dengan kondisi dan perkembangan ke depan,” jelas Budi.


Editor : Ahmad Sayuti