Nekat, Pemkab Garut Gelar Cullinary Night 2020 di Tengah Ancaman Covid-19
Pemkab Garut gencar menyerukan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan termasuk mengenakan masker dalam berbagai aktivitas untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
NILAH, Garut- Pemkab Garut gencar menyerukan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan termasuk mengenakan masker dalam berbagai aktivitas untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Pemkab Garut bahkan sempat merencanakan pemberian sanksi bagi pelanggar namun urung dilakukan dengan alasan pemberian sanksi belum laik diterapkan di Kabupaten Garut.
Pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah tingkat SMA direncanakan dimulai per 18 Agustus 2020 pun dipastikan gagal seiring kian merebaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan lokasi sebaran semakin luas. Selain banyak satuan pendidikan dinilai belum siap memenuhi ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Situasi yang membuat orang tua siswa terus terjebak dalam dilema antara keinginan kebutuhan anak akan pendidikan sikap mengharuskan mendapatkan bimbingan guru secara langsung di sekolah dengan dengan mencukupkan pembelajaran melalui daring. Namun daring beresiko rentan terpapar konten-konten negatif. Bukan hanya bersifat pornografi atau tindak kekerasan melainkan juga provokasi cara berpikir yang keliru dan menyesatkan.
Akan tetapi di tengah kondisi seperti itu, Pemkab Garut justru menggelar helatan Garut Culinary Night 2020 dengan dalih demi pemulihan ekonomi masa pandemi Covid-19 yang direncanakan digelar tiap Jumat dan Sabtu hingga akhir 2020 di pelataran Gedung Pendopo Garut.
Kendati diklaim tetap menerapkan protokol kesehatan, siapa menjamin tak terjadi kerumunan dan pelanggaran di kegiatan serupa pusat jajanan produk sejumlah UKM itu ?
Ironisnya, helatan dibuka resmi Bupati Garut Rudy Gunawan itu dilakukan persis beberapa jam setelah muncul informasi terkonfirmasinya dua anggota DPRD Garut positif Covid-19. Sehingga para anggota DPRD Garut dan ASN di lingkungan DPRD Garut diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari karena kedua anggota dewan sempat menghadiri Rapat Paripurna DPRD untuk mendengarkan Pidato Tahunan Presiden RI di Gedung DPRD pada siang itu.
Pada pembukaan Garut Culinary Night dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Garut itu bahkan kedapatan hadir anggota DPRD.
"Ini adalah sebagai upaya kita melakukan langkah-langkah di mana kita ingin UKM baik kuliner maupun usaha-usaha lain di bidang UKM ini dapat terus berkembang di masa pandemik sekarang ini. Insya Allah ! Nanti dari satpol PP TNI dan Polri di setiap kegiatan ini akan memberikan satu arahan bagaimana protokol kesehatan dapat dilaksanakan," kata Bupati Rudy.
Sejumlah orang tua siswa pun merasa heran akan digelarnya Garut Culinary Night 2020 tersebut.
"Sekolah belum bisa dibuka untuk tatap muka. Tapi kegiatan yang pasti mengundang kerumunan seperti Garut Culinary Night 2020 dibuka. Di Pendopo lagi ? Lalu, Gedung PKL untuk apa ?" ujar Indri (38) warga Tarogong Kidul, Senin (17/8/2020).(zainulmukhtar)
Editor : Bsafaat

