NewJeans Benar-benar Kalah Dalam Pertempuran Melawan ADOR Usai 10 Klaim Ditolak Pengadilan

10 klaim NewJeans ditolak pengadilan dan ADOR memenangkan persidangan terkait kontrak dengan grup.

NewJeans Benar-benar Kalah Dalam Pertempuran Melawan ADOR Usai 10 Klaim Ditolak Pengadilan
Girl grup NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, mengadilan memutuskan untuk mendukung ADIF dan NewJeans mau tidak mau harus tetap kembali ke agensi.

Sebepumnya, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025, Divisi Perdata 41 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, memutuskan sepenuhnya memenangkan ADOR dalam gugatan keabsahan Kontrak eksklusif yang diajukan terhadap lima member NewJeans.

Para member Newajeans ini juga diwajibkan untuk menanggung semua biaya litigasi dari konflik tersebut.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan, “Sulit untuk menyimpulkan bahwa ADOR telah melanggar kewajiban penting apa pun berdasarkan kontrak eksklusif atau bahwa kepercayaan di antara para pihak telah rusak parah.”

Tidak seperti kasus perdata pada umumnya, pengadilan menghabiskan waktu sekitar 40 menit untuk membaca putusan secara lengkap, menanggapi masing-masing dari 10 tuntutan yang diajukan oleh NewJeans dan menolak semuanya.

1. Pemecatan Min Hee Jin

Pengadilan tidak menemukan dasar apa pun atas Klaim NewJeans bahwa pemecatan Min Hee Jin dari posisi CEO-nya menciptakan kekosongan manajemen. 

Putusan tersebut mencatat bahwa "kontrak tidak menetapkan bahwa Min Hee Jin harus tetap menjadi CEO untuk mengelola NewJeans." 

NewJeana juga masih memenuhi syarat untuk bekerja sebagai direktur dan produser internal, tetapi menolak tawaran ADOR untuk melanjutkan.

2. Tanggung jawab manajemen HYBE

NewJeans mengklaim bahwa ADOR telah gagal menjalankan tugas manajemennya setelah pemecatan Min Hee Jin. 

Pengadilan tidak setuju, dengan menyatakan bahwa ADOR tetap memproduksi album, mempersiapkan pertunjukan, merencanakan tur, dan menangani promosi selama periode tersebut.

3. Keabsahan audit dan pemecatan Min Hee Jin

Pengadilan memutuskan bahwa audit HYBE terhadap Min Hee Jin sah dan bukan merupakan tindakan pembalasan. 

Mengutip pesan KakaoTalk antara Min Hee Jin dan mantan wakil presiden ADOR, Lee Sang Woo, pengadilan menyatakan bahwa Min Hee Jin telah "merencanakan kampanye publik dan tindakan hukum untuk memisahkan NewJeans dan ADOR dari HYBE." 

Pengadilan menyatakan hal ini membenarkan keputusan HYBE untuk memulai audit internal.

4. Kebocoran video trainee 'Dispatch'

Pengadilan memutuskan bahwa kebocoran rekaman pelatihan dari Source Music tidak merupakan pelanggaran kepercayaan, dengan mencatat bahwa HYBE telah bertindak cepat dengan meminta penghapusan dan mengirimkan pemberitahuan resmi.

5. Dugaan pencemaran nama baik NewJeans

NewJeans mengklaim tim humas HYBE meremehkan pencapaian Grup. Pengadilan menolak klaim tersebut, dengan menyatakan bahwa koreksi laporan media yang tidak akurat tidak termasuk pencemaran nama baik.

6. Klaim plagiarisme ILLIT

Pengadilan menolak klaim bahwa ILLIT telah menjiplak karya NewJeans, dengan menyatakan bahwa meskipun ada kesamaan, tidak ada cukup bukti adanya penyalinan.

7. Insiden “Abaikan Dia” Hanni

Pengadilan memutuskan bahwa ucapan "abaikan dia" berasal dari Min Hee Jin, bukan manajemen ILLIT.

Rekaman CCTV mengonfirmasi bahwa member ILLIT membungkuk kepada Hanni dan tidak ditemukan bukti pelecehan verbal.

8. Penghapusan video Dolphiners Films

Permintaan HYBE kepada tim produksi Dolphiners Films untuk menghapus video ETA ( Director's Cut ) dianggap sah, karena kontrak menetapkan persetujuan terlebih dahulu diperlukan untuk memposting.

9. Tuduhan penindasan album

Pengadilan menolak klaim bahwa HYBE sengaja membatasi distribusi album NewJeans, dan menyebutnya sebagai bagian dari "konflik strategis" Min Hee Jin melawan perusahaan, bukan tindakan yang terbukti.

10. Laporan internal “Tinggalkan yang Baru dan Mulai yang Baru”

NewJeans mengutip laporan internal HYBE sebagai bukti bahwa perusahaan tersebut mengganti mereka. 

Namun, pengadilan tidak menemukan konten negatif dalam dokumen tersebut dan menegaskan bahwa Min Hee Jin tidak pernah keberatan pada saat itu.

Pengadilan juga menyoroti investasi HYBE sebesar ₩21 miliar di NewJeans , dengan menyatakan bahwa “tidak masuk akal untuk percaya bahwa perusahaan akan meninggalkan kelompok yang sangat didukungnya.”

Sebagai kesimpulan, pengadilan menegaskan kembali, “ADOR tidak melanggar kewajiban kontraktual utama apa pun, dan dugaan hilangnya kepercayaan tidak dapat diakui.”

Putusan ini menegaskan bahwa NewJeans tetap terikat secara hukum dengan ADOR. Agensi tersebut kini memegang kewenangan hukum untuk mencegah NewJeans melakukan kegiatan independen tanpa persetujuannya.

Tak lama setelah putusan, perwakilan hukum NewJeans dari Firma Hukum Sejong mengumumkan niat mereka untuk mengajukan banding.

"Meskipun kami menghormati keputusan pengadilan, kami tidak dapat kembali ke ADOR mengingat kerusakan kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki. Kami akan segera mengajukan banding."

Keputusan ini menandai titik balik penting dalam pertikaian tingkat tinggi antara grup K-Pop dan label mereka, yang berpotensi membentuk kembali hubungan artis-agensi masa depan dalam industri hiburan Korea.***


Editor : Irma Nurfajri