Nyeri Punggung Jangan Cuma Rebahan, Penelitian Ungkap Berenang Lebih Efektif

Penelitian menunjukkan berenang dan tetap aktif lebih efektif mengurangi nyeri punggung bawah kronis dibanding hanya beristirahat.

Nyeri Punggung Jangan Cuma Rebahan, Penelitian Ungkap Berenang Lebih Efektif
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Banyak orang menganggap berbaring sepanjang hari menjadi cara terbaik untuk meredakan nyeri punggung. Padahal, penelitian terbaru menunjukkan menjaga tubuh tetap aktif justru lebih efektif membantu proses pemulihan, terutama pada penderita nyeri punggung bawah kronis.

Berdasarkan penelitian yang dikutip dari The Conversation, aktivitas fisik yang dilakukan secara bertahap mampu mengurangi rasa nyeri, meningkatkan kemampuan bergerak, serta membantu penderita kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Penelitian: berenang Efektif Kurangi nyeri punggung

Dalam penelitian tersebut, peserta mengikuti program berenang selama delapan minggu. Hasilnya, kelompok yang rutin berenang mengalami perbaikan kondisi yang lebih signifikan dibandingkan peserta yang hanya mendapatkan edukasi mengenai kesehatan.

Para peserta melaporkan penurunan intensitas nyeri, peningkatan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, serta tumbuhnya rasa percaya diri untuk kembali bergerak tanpa rasa takut.

Rasa Takut Bergerak Jadi Hambatan Pemulihan

Peneliti menjelaskan, salah satu hambatan terbesar dalam pemulihan nyeri punggung adalah ketakutan penderita untuk bergerak.

Banyak orang khawatir aktivitas fisik akan memperparah rasa sakit sehingga memilih terus beristirahat. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat menyebabkan otot melemah, tubuh menjadi kaku, dan proses penyembuhan berlangsung lebih lama.

Karena itu, fisioterapis dalam penelitian tidak hanya memberikan latihan berenang, tetapi juga membantu peserta memahami bahwa bergerak secara bertahap merupakan bagian penting dari terapi.

Mengapa berenang Direkomendasikan?

berenang termasuk olahraga low impact atau berbenturan rendah sehingga lebih ramah bagi penderita nyeri punggung.

Saat berada di dalam air, tubuh mendapat daya apung yang menopang sebagian berat badan. Kondisi ini mengurangi tekanan pada tulang belakang dan persendian sehingga gerakan menjadi lebih nyaman dibandingkan olahraga yang memberikan beban besar pada tubuh.

Tidak Harus berenang, yang Penting Tetap Aktif

Meski berenang memberikan manfaat yang baik, bukan berarti menjadi satu-satunya pilihan olahraga.

Bagi orang yang tidak memiliki akses ke kolam renang atau kurang nyaman berolahraga di air, aktivitas lain seperti berjalan kaki, latihan penguatan otot, hingga pilates juga dapat menjadi alternatif yang efektif.

Kuncinya adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi tubuh dan melakukannya secara bertahap. Dengan tetap aktif, peluang mengurangi nyeri punggung sekaligus mencegah keluhan kambuh di kemudian hari menjadi lebih besar.***


Editor : JakaPermana