OJK Tasikmalaya Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi Priangan Timur

OJK Tasikmalaya mendorong industri jasa keuangan di Priangan Timur memperkuat pembiayaan UMKM, pelindungan konsumen, dan kontribusi terhadap ekonomi daerah.

OJK Tasikmalaya Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi Priangan Timur
Foto: OJK Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi dengan industri jasa keuangan untuk memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

INILAHKORAN.ID-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mendorong industri jasa keuangan di wilayah Priangan Timur untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar OJK Tasikmalaya bersama perwakilan pimpinan dan pengurus Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang tergabung dalam Forum Komunikasi industri jasa keuangan (FKIJK) Priangan Timur di Kantor OJK Tasikmalaya beberapa hari lalu.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan, semangat kemerdekaan tidak seharusnya hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi kita untuk terus memberikan yang terbaik melalui peran masing-masing," kata Nofa, Kamis (20/8/2026).

OJK Dorong Industri Keuangan Jaga Kepercayaan Masyarakat

Nofa menilai nilai-nilai kemerdekaan sejalan dengan peran OJK dan industri jasa keuangan dalam menjaga sektor keuangan agar tetap sehat, berintegritas, inklusif, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, tantangan industri jasa keuangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis. Kepercayaan masyarakat juga menjadi aspek penting yang harus terus dijaga.

"Bagi OJK dan industri jasa keuangan, perjuangan hari ini adalah menjaga integritas, bekerja secara profesional, membangun kepercayaan, serta memastikan setiap pekerjaan yang kita lakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Karena itu, seluruh pelaku industri jasa keuangan di Priangan Timur diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan daerah.

pembiayaan UMKM Jadi Perhatian

Nofa mengatakan kontribusi industri jasa keuangan dapat diperkuat melalui peningkatan kualitas intermediasi serta perluasan akses pembiayaan bagi sektor produktif.

Salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain memperluas akses pembiayaan, penguatan pelindungan konsumen juga dinilai penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan jasa keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan.

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta integritas juga harus menjadi bagian dari aktivitas industri jasa keuangan.

"Pertumbuhan industri jasa keuangan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Nofa.

OJK dan industri jasa keuangan Perkuat Sinergi

Lebih lanjut, Nofa menilai kolaborasi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan harus terus diperkuat.

Sinergi tersebut diperlukan agar perkembangan sektor jasa keuangan tidak hanya terlihat dari pertumbuhan industri, tetapi juga dari semakin luasnya manfaat yang dirasakan masyarakat di wilayah Priangan Timur.

"Sinergi yang kuat antara OJK dan industri jasa keuangan perlu terus dijaga untuk memastikan sektor jasa keuangan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," pungkasnya.

Dengan penguatan kolaborasi, akses pembiayaan, pelindungan konsumen, serta tata kelola yang baik, industri jasa keuangan diharapkan dapat semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Priangan Timur.***


Editor : JakaPermana