Olah Akar Wangi Jadi Produk Kriya, Alaina Terima Upakarti dari SBY dan Digunakan Dedi Mulyadi untuk Hiasi Lembur Pakuan

Zocha Graha Kriya turut ambil bagian dalam Sunda Karsa Fest KKJB 2025, mewakili Dekranasda Garut yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Kota Bandung pada 17-20 Juli 2025.

Olah Akar Wangi Jadi Produk Kriya, Alaina Terima Upakarti dari SBY dan Digunakan Dedi Mulyadi untuk Hiasi Lembur Pakuan
Alaina Sururoh (30) mengatakan, dipilihnya akar wangi karena serat tersebut memiliki aroma khas dan bahkan kerap menjadi bahan dasar utama pembuatan parfum. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Zocha Graha Kriya turut ambil bagian dalam Sunda Karsa Fest KKJB 2025, mewakili Dekranasda Garut yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Kota Bandung pada 17-20 Juli 2025.

Produk yang mereka tawarkan pada Sunda Karsa Fest KKJB 2025 yakni kerajinan berbahan utama akar wangi atau pohon usar, kemudian diolah menjadi beragam barang seperti tas, hiasan, sajadah, sprei, gorden hingga lampu hias.

Alaina Sururoh (30) mengatakan, dipilihnya akar wangi karena serat tersebut memiliki aroma khas dan bahkan kerap menjadi bahan dasar utama pembuatan parfum.

akar wangi ini juga kata dia, hanya tumbuh di empat negara yakni Indonesia, Haiti, Jamaika dan India. Namun yang mengeluarkan aroma wangi, hanya akar wangi dari Garut.

"Ini tuh kita produknya ada jadi tas, kita juga kerja sama bambu, soalnya kan Garut juga Selaawi sama bambu ya. Terus jadi ini, jadi taplak meja, jadi hiasan dinding dilukis, tempat tisu," ujar Alaina.

Produk ini juga kata dia, bisa dimaksimalkan penuh tanpa ada limbah. Sebab potongan kecilnya pun bisa dijadikan gantungan kunci.

"Jadi zero waste sih sebenarnya dari sisa-sisa," ucapnya.

Total ada ratusan masyarakat sekitar kata Alaina yang terlibat dalam kriya akar wangi ini, dimana mayoritas adalah ibu rumah tangga, dengan bagian pekerjaan masing-masing.

"Jadi mereka ngerjain di rumah biar pas udah beres ngurus anak-anaknya sekolah mereka bisa ngerjain di rumah. Kalau yang in charge ada 20-an. Kalau misalkan yang pada ngerjain di rumah ada 50 sampai 100 (orang)," terangnya.

Produk akar wangi ini ungkap dia, sudah menembus pasar Malaysia dan pernah ikut pameran di Paris, Perancis. Bahkan produk mereka pernah menerima penghargaan Anugerah Upakarti 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kita juga kan pernah dapat Anugerah Upakarti dari Bapak SBY tahun 2012, sebagai pelopor," ungkapnya.

Tidak hanya itu, produk Zocha ini kata Alaina juga digunakan oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk menghias rumahnya di Lembur Pakuan Subang.

"Kang Dedi Mulyadi juga pakai produk kita. Jadi sedinding-dinding rumahnya itu pakai dari akar wangi. Terus kayak buat di bale-balenya kayak gitu. Dia kan suka lampu-lampu kayak gini ya dari kita. Terus si gordennya, gorden-gorden yang di rumahnya dari kita juga," ucapnya.

Olahan kriya akar wangi ini lanjut Alaina, kerap dijadikan souvenir. Sebab harganya bervariasi, sesuai produk yang dibuat. Dimana harganya mulai dari Rp17.500 sampai Rp2,5 juta, tergantung produk dan kerumitan pembuatannya.

"Variatif, tergantung produk. Misalkan dari barang-barang yang kecil kayak gini, dari Rp17.500. Kalau misalkan untuk set-set kayak set ruang tamu gitu ya, ada juga bed cover Rp2,5 juta," tuturnya.

Selain Kabupaten Garut, Kota Depok juga memamerkan produk unggulannya berupa craft dari perhiasan yang didesain menjadi gong, ikon Kota Depok hingga Mega mendung, ikon Jawa Barat. 

"Ada juga motif belimbing, ini juga dari Depok sama topeng Cisala. Jadi tiga ikon Depok ini yang kita tampilkan dalam kesempatan hari ini," ujar Siti Maryuni, salah satu peserta pameran dari Dekranasda Kota Depok dari pelaku ekraf Soullovepearl.

Perhiasan tersebut kata dia, dibuat dari bahan monel, campuran logam, nikel dan tembaga agar bahannya kuat dan tidak mudah luntur.

"Walaupun Depok tidak punya laut dan gunung, tapi kita punya kreativitas untuk yang bisa kita tampilkan sesuai dengan icon dari Depok," katanya.

Kreativitas dari Dekranasda Kota Depok ini, kata dia, sudah tembus ke Jepang. Adapun harga yang dijual untuk produk ini mulai dari Rp250 ribu. 

Diharapkan, dari kegiatan Sunda Karsa Fest KKJB 2025, dapat memberikan inspirasi untuk lahirnya produk baru serta menjadi ruang mengenalkan potensi daerah masing-masing.

"Saya sangat mengharapkan sekali bahwa sekarang itu banyak kreatif-kreatif, kreator-kreator yang bermunculan, dengan adanya ajang seperti ini, dengan harapan supaya sebanyak-banyaknya digali, diberi kesempatan kepada semua teman-teman yang mempunyai kreatif. Karena tentunya masih banyak sekali selain dari yang sekarang disini. Nah itu yang perlu kita angkat, perlu kita tunjukkan. Paling tidak kita kasih ruang. Selanjutnya kembali lagi pasar yang akan menentukan," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani