Organ Rusak, Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Dimakan Biawak

Mayat tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung diduga sempat dimakan biawak.

Organ Rusak, Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Dimakan Biawak

INILAHKORAN - Penemuan mayat pria tanpa kepala di aliran Kali Ciliwung, kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, menggegerkan warga pada Rabu (9/7).

Polisi menduga kerusakan pada tubuh korban, terutama di bagian kepala, disebabkan oleh hewan liar seperti biawak yang banyak ditemukan di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menjelaskan bahwa kepala korban sebenarnya masih ada, namun sebagian besar sudah rusak.

“Dugaan sementara, kepala korban sebagian hilang karena dimakan hewan, mengingat saat evakuasi ditemukan banyak biawak di sekitar jenazah,” ujarnya.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi guna mengungkap identitas dan penyebab pasti kematian. "Kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Polri," tambah Murodih.

Sementara itu, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menambahkan bahwa kondisi tubuh korban mengalami kerusakan parah lantaran sudah lama berada di air.

“Kemungkinan mayat tersebut sudah berada di kali sejak Sabtu (5/7), jadi sudah hampir seminggu,” jelasnya.

Polisi juga telah menerima laporan orang hilang dari dua keluarga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya. Namun, kepastian identitas korban masih menunggu hasil tes forensik, termasuk kecocokan golongan darah dengan pihak keluarga.

Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah memancing di pinggiran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan Rawajati Timur III. Temuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, yang kemudian melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam oleh aparat kepolisian, sambil menunggu hasil lengkap autopsi dari tim forensik RS Polri.


Editor : Firda Rachmawati