Osteo Dance Sejak Dini Mampu Cegah Tulang Keropos di Usia Senja 

Osteo dance atau tarian untuk mencegah tulang keropos diusia senja, menjadi salah satu induk organisasi olahraga (Inorga) paling banyak diikuti oleh masyarakat pada perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2023 Jabar.

Osteo Dance Sejak Dini Mampu Cegah Tulang Keropos di Usia Senja 
Osteo dance atau tarian untuk mencegah tulang keropos diusia senja, menjadi salah satu induk organisasi olahraga (Inorga) paling banyak diikuti oleh masyarakat pada perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2023 Jabar./Dani Rahmat Nugraha

INILAHKORAN, Soreang- osteo dance atau tarian untuk mencegah tulang keropos diusia senja, menjadi salah satu induk organisasi olahraga (Inorga) paling banyak diikuti oleh masyarakat pada perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2023 Jabar.

Gerak lincah dengan irama musik yang riang gembira menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk bergoyang senam osteo dance yang di keluarkan oleh Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi).

"Saya berlatih dan menari osteo dance sekitar dua bulan. Selain membuat badan sehat dan bugar mencegah keropos tulang diusia tua, osteo dance ini juga sangat menyenangkan, riang gembira serta membuat semua orang bahagia," kata Rara (17) salah seorang peserta osteo dance dari Balikpapan Kalimantan Timur, saat ditemui usai tampil dihadapan para juri di Gedung Dewi Sartika Komplek Pemkab Bandung di Soreang, Selasa 4 Juli 2023. 

Pada Fornas VII Jabar 2023 ini, kata Rara, para juri akan memberikan tiga penilaian. Pertama, opening atau pembukaan, kekuatan (power) dan kekompakan gerak para penarinya. Sedangkan gerak senam atau tarian osteo dance ini memiliki gerakan-gerakan yang baku. Namun demikian, tetap lincah, energik dan menyenangkan.

"Salah satu yang membedakan adalah opening dari masing-masing tim peserta. Dan osteo dance ini sangat menyenangkan, sangat digemari oleh anak-anak muda, jadi meskipun ini untuk mencegah tulang keropos diusia tua harus dilakukan oleh kita sejak remaja," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Perwatusi Jabar, Lina Marlina, yang hadir menyaksikan para peserta dari semua daerah di Indonesia bertanding sangat gembira melihat antusiasme masyarakat peserta osteo dance ini. Karena memang untuk menuju masyarakat yang sehat dan bugar, harus dilakukan sejak dini. Paling baik, kata dia, untuk mencegah tulang keropos saat usia tua ini harus dilakukan sejak dini. Paling tidak saat usia remaja hingga sampai usia senja. 

"Kami ingin olahraga ini semakin memasyarakat. Semakin banyak masyarakat yang melakukannya, akan semakin banyak juga masyarakat yang terhindar dari penyakit tulang keropos pada saat lanjut usia nanti. Karena memang kekuatan tulang itu harus dipersiapkan sejak dini," ujar Lina yang juga istri dari Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum itu.

Melalui Fornas VII Jabar 2023 ini, kata Lina, ia berharap masyarakat Jabar dapat lebih aktif melakukan olaharaga, khususnya osteo dance yang bermanfaat untuk mencegah penyakit tulang keropos diusia tua. Inovasi gerak senam pun dilakukan oleh Perwatusi Pusat, agar senam ini diminati oleh semua kalangan usia, terutama oleh para remaja.

"Dengan osteo dance ini lebih semangat yah, karena sengaja dibuat menarik. Agar yang ikutan semangat, anak-anak muda tertarik. Karena kan biasanya yang senam osteoporosis itu para manula sambil duduk-duduk di kursi. Kalau ini kan yang nonton pun ikutan semangat," katanya.

Untuk di Jabar sendiri, lanjut Lina perkembangan Perwatusi sangat bagus. Sampai dengan hari ini sudah terbentuk di 10 Kabupaten/Kota. Kepengurusan Perwatusi di 10 Kabupaten/kota ini memiliki binaan komunitas-komunitas osteo dance. Selain itu, untuk terus memasyarakatkan osteo dance ini, Perwatusi terus menggelar pelatihan intruktur senam osteo dance.

"Harapannya  masyarakat Jabar lebih aware dengan kesehatan. Sehingga mereka terhindar dari osteoporosis pada usia tua. Karena selain kita ini harus  mencegah stunting, kita juga harus menyiapkan ibu-ibh muda ini agar tulangnya kuat terbebas dari penyakit tulang keropos saat usia senja," katanya.(rd dani r nugraha).***


Editor : JakaPermana