Pacu Semangat Terus berkarya, Cliqco Picture Buktikan Kolaborasi sebagai Solusi Ditengah Pandemi

Tim Cliqco Picture me-launching short movie dengan judul NISKALA. Rencananya film ini akan tayang di channel YouTube ClicQo Picture

 Pacu Semangat Terus berkarya, Cliqco Picture Buktikan Kolaborasi sebagai Solusi Ditengah Pandemi
Tim Cliqco Picture me-launching short movie dengan judul "NISKALA". Rencananya film ini akan tayang di channel YouTube ClicQo Picture dan Hellyeah Production.

 

INILAHKORAN, Bandung - Pandemi Covid-19 bukanlah halangan untuk berkreasi, hampir semua sektor ekonomi kreatif (ekraf) berputar otak agar bisa tetap berkarya dan berkolaborasi ditengah kondisi sulit ini. Hal inilah yang coba diikhtiarkan oleh Clicqo Picture.

Tim Cliqco Picture me-launching short movie dengan judul "NISKALA". Rencananya film ini akan tayang di channel YouTube ClicQo Picture dan Hellyeah Production.

Produser Film NISKALA Yudi Hartanto mengungkapkan, bahwa film yang di sutradarai oleh Ocha Picture ini, berkisah tentang petualangan semi horor. Film ini berkisah tentang keteledoran dua orang sekawan yang berencana berpetualang menikmati keindahan alam.

Seperti kata pepatah, untuk tidak melakukan hal buruk dan berbicara sembarangan, justru salah satu dari mereka mengambil sesuatu yg bukan miliknya.

Baca Juga: Perda Penyelenggaraan Pesantren Rampung, Ini Kewajiban yang Harus Dipenuhi Pemkot Bogor

"Hingga mereka berdua tersesat jauh ke tengah hutan, yang pada akhirnya mereka sulit membedakan mana realita dan halusinasi," ucap Yudi Hartanto, beberapa hari yang lalu, dalam siaran pers.

Yudi Hartanto berharap, dengan dirilisnya film NISKALA ini, bisa memacu kreativitas anak bangsa khususnya para warga Bandung yang bergerak di sektor per-Film an Indie untuk lebih semangat lagi dan tetep berkarya meski di situasi seperti sekarang ini.

"Tak bisa dipungikri kolaborasi merupakan salah satu faktor yang harus dilakukan oleh insan kreatif tanah air, guna meningkatkan potensi dan peluang," imbuhnya.

Baca Juga: Sudarso : Rektor ITB Pernah Nyatakan Setuju Otonomi Bagi SBM ITB Saat Kampanye

Sebagai catatan, Loombunk Studio yang sudah memproduksi sountrack film NISKALA yang berjudul: Jiwaku hilang yang dibawakan oleh Nabilla dan Lucy sebagai pengisi (Sinden). Lagu tersebut diciptakan oleh Arnes H Putra , dan Kang Deden selaku produser musiknya.

Selain itu, Kang Fahmi dari Gugurudug telah turut serta menciptakan dan menyanyikan lagu untuk sountrack film NISKALA, berjudul, Ingin Kembali.

Salah satu band indie Bandung yaitu Trilogi Band juga memberikan lagunya yang berjudul Light and Shadow untuk meramaikan sountrack NISKALA. Untuk wadrobe sendiri selain Clicqo Clothing, ada juga brand clothing lainnya yaitu Eighteen Plus. Adapun lokasi shooting film NISKALA ini disupport oleh pihak Pengelola Bumi Perkemahan Haruman yang berada di Gentong Arjasari serta ECO Wisata Agromotiv Legok Coffee. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran