Panglima TNI : Sinergitas TNI Polri Jadi Kekuatan Besar
Sinergitas TNI Polri merupakan kekuatan besar bersama seluruh komponen bangsa lainnya dalam menjaga kesatuan dan persatuan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - TNI'>Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi Arianto, membuka Program Kegiatan Bersama (PKB) Juang yang dilaksanakan di Sesko AU Lembang, Jawa Barat, Selasa 30 Mei 2023.
Pada kegiatan tersebut, dihadiri Serdik Sespimmen Dikreg ke 63, Serdik Sespimti Dikreg ke 32 Pasis Sesko AU, Pasis Sesko AL, Pasis Sesko AD dan Pasis Sesko TNI
Adapun kegiatan ini diusung untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dan TNI. sinergitas TNI Polri merupakan kekuatan besar bersama seluruh komponen bangsa lainnya dalam menjaga kesatuan dan persatuan.
Tujuan dari sinergitas TNI Polri yaitu mejaga kedaulatan, keutuhan NKRI dan juga untuk melindungi seluruh komponen bangsa. Generasi penerus TNI-Polri harus siap dalam menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045.
Pada kegiatan itu, Panglima memberikan arahan kepada setiap personel TNI Polri, untuk ciptakan sinergitas TNI Polri agar bisa menjaga bangsa.
"sinergitas ini bukan sekedar berkumpul semata. Tapi lihat maknanya. Kekuatan negara ini ada di tangan TNI Polri. Jika TNI Polri dibuat pecah, itulah yang diinginkan orang orang yang tak bertanggung jawab dan ingin memecah negara ini," kata Yudo.
Yudo mengatakan kepentingan negara adalah yang utama bagi TNI Polri. Hal itu perlu dijaga dan dipikirkan secara bersamaan.
"Tugas TNI melindungi kedaulatan negara, tugas Polri menjaga keamanan masyarakat," katanya.
Ia mengharapkan dengan kegiatan bersama ini, dapat menyatukan semangat sinergitas TNI Polri. Ia mengajak untum membangun komunikasi dan berhubungan baik antar angkatan untuk penugasan kedepannya.
Yudo juga menyoroti soal peningkatan SDM yang kini dibebani harus mampu mewujudkan untuk menciptakan transformasi ekonomi.
Selain itu, setiap personel TNI Polri,harus memegang peran utama dalam ketertiban masyarakat yang ekslusif.
"Kalian adalah alat negara, jangan khianati amanat tersebut. Kalian adalah pribadi pribadi penjaga kedaulatan dan keamanan negara. Camkan sumpah yang sudah diucapkan dan jadikan landasan agar dalam penugasan bisa lurus ke depan demi negara dan bangsa," katanya.
"Jaga selalu sinergitas dengan TNI Polri dan segenap komponen bangsa. Berbagai macam tantangan dihadapi bersama dan dilaksanakan dengan sinergitas yang baik. Kesolidan TNI Polri diperlukan dalam setiap penugasan bersama menjaga bangsa ini. Bergotong royong dengan seluruh komponen bangsa," sambung dia.
Terkahir Yudo mengingatkan kepada para personel TNI Polri, untuk menjadi pribadi yang humanis, harus bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran TNI Polri harus dapat dirasakan oleh masyarakat banyak. Dan selalu membawa kedamaian bagi mereka.
"Minimal jangan arogan. Jangan membuat onar, dan bertingkat negatif. Silahkan arogan pada musuh, tapi bukan pada masyarakat. Itulah tugas kalian sebagai pemimpin ke depan," katanya.
Ditempat yang sama Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi Arianto, juga mengaskan kepada seluruh peserta yang hadir, seluruh permasalahan yang dihadapi bangsa, bisa diselesaikan dengan kesolidan TNI Polri.
Ia menyinggung salah satu permasalahan yang harus di hadapi yakni Perang dihadapkan dengan tensi global memanaskan hubungan Rusia Ukraina berdampak pada Cina dan Amerika. Purwadi mengatakan para personel TNI Polri harus melihat dengan cermat. Ia meminta personel TNI Polri harus mampu berdiri dengan benar tanpa memihak siapapun.
"Kemudian inflasi yang kemungkinan dihadapi. Membuat banyak negara di dunia mengalami masalah. Kita harus mampu mendukung negara untuk menstabilkan ekonomi negara. Indonesia menjadi peringkat ke 6 dalam penanggulangan inflasi," katanya.
Purwadi memintanya personel TNI Polri juga melakukan pemetaan daerah rawan yang dapat dijadikan sebagai acuan langkah langkah apa yang diperlukan TNI Polri.
Salah satu hal yang menjadi kerawanan yakni netralitas Pemilu dan Polarisasi masyarakat dan di dunia maya. "Ini wajib kita perhatikan dan waspadai," ucapnya.
Kesolidan TNI Polri lanjut Purwadi, diperlukan dalam menghadapi Pemilu 2024. Harus dapat dijaga situasinya.
"Jejak digital yang ada dalam pemilu terdahulu membuat TNI Polri perlu mengawal negara agar tidak terulang lagi perpecahan anak bangsa," pungkasnya. (Cesar Yudistira)
Editor : Ahmad Sayuti

