Pelatih Arema FC Kecewa Singo Edan Kena Remontada Persib Bandung

Pelatih Arema FC, Marcos Santos tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya timnya ini kena Remontada atau comeback Persib Bandung saat kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin, 22 September 2025.

Pelatih Arema FC Kecewa Singo Edan Kena Remontada Persib Bandung
Pelatih Arema FC, Marcos Santos tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya timnya ini kena Remontada atau comeback Persib Bandung saat kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin, 22 September 2025.

INILAHKORAN, Malang - Pelatih Arema FC, Marcos Santos tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya timnya ini kena Remontada atau comeback Persib Bandung saat kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin, 22 September 2025.

Arema FC sempat unggul lebih dulu melalui Matheus Blade pada menit ke-12. Lalu Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan melalui Uiliam Barros pada menit ke-59.

Arema FC sempat unggul jumlah pemain setelah Frans Putros terkena kartu merah pada menit ke-63. Namun Persib Bandung justru berhasil menambah jumlah golnya melalui Federico Barba pada menit ke-90+2. Sehingga laga berakhir dengan skor 1-2.

Marcos Santos akui laga ini sulit. Padahal dia sudah mempersiapkan timnya ini dengan sangat baik selama sepekan. 

“Kami tahu kualitas Persib. Kami bermain bagus, ya. Saya bangga dengan para pemain yang telah memberikan segalanya, tetapi sekali lagi, kami kebobolan gol dari situasi bola mati, sesuatu yang sudah kami latih dan latih dengan keras,” ungkap Marcos Santos usai pertandingan.

Pelatih asal Brasil ini tak mau mengkritik kepemimpinan wasit yang dipimpin Asker Nadjfaliev. Meski Arema FC seharusnya mendapatkan penalti. 

“Dan itulah yang akhirnya membuat kami sedih, kesal, karena kami melihat para penggemar sedikit lebih hadir di stadion, dan kami sangat menyesali kekalahan ini, karena kami tahu ini adalah pertandingan penting untuk menggalang dukungan para penggemar,” katanya. 

Marcos memastikan kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya. Sebab ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun bermain di kandang sendiri. 

“Pelatih tanggung jawab, tapi semua pemain juga tanggung jawab, kasih contoh waktu lawan Bhayangkara pas kalah 1-0 kita kalah, satu kartu merah,” tegasnya. 

Sementara itu, bek Arema FC, Odivan Koerich menyampaikan bahwa timnya sudah bermain baik, terutama di babak pertama. Namun beberapa kesalahan dilakukan hingga membuat Persib berhasil menciptakan gol.

“Tapi kami harus berusaha memperbaiki kesalahan itu, agar tidak kebobolan lebih banyak lagi. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan itu, kami akan bisa memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Odivan.***


Editor : JakaPermana