Peluncuran Danantara Dihadiri Para Menteri, Ada Fadli Zon hingga AHY

Kehadiran mereka mencakup para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga, direktur utama BUMN, serta duta besar negara sahabat.

Peluncuran Danantara Dihadiri Para Menteri, Ada Fadli Zon hingga AHY

INILAHKORAN - Sejumlah pejabat tinggi negara mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, dalam rangka peluncuran Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). 

Kehadiran mereka mencakup para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga, direktur utama BUMN, serta duta besar negara sahabat.

Beberapa pejabat yang telah terlihat di lokasi antara lain menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Ada juga menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain mereka, masih banyak pejabat lain yang terus berdatangan.

Saat ditanya oleh awak media mengenai kemungkinan dirinya ditunjuk sebagai Kepala Danantara, Rosan memilih untuk tidak memberikan tanggapan. 

Sebagai gantinya, ia hanya menunjukkan pin yang menandakan jabatannya saat ini.

"(Sebagai) menteri Investasi," ujar Rosan singkat.

Diketahui, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan serta meresmikan berdirinya Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

"Presiden Republik Indonesia akan meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin, 24 Februari 2025, pukul 10.00 WIB, di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta. peluncuran ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto," ujar Yusuf Permana.

Ia menambahkan bahwa peresmian Danantara menjadi tonggak penting dalam transformasi pengelolaan investasi strategis nasional.

"Ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Astacita, visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi melalui investasi yang berkelanjutan dan inklusif," lanjutnya.


Editor : Firda Rachmawati