Pembaruan Instagram Sebabkan Masalah Bagi Konten Promosi K-Pop

Saat ini pembaruan tampilan feed Instagram telah menyebabkan masalah bagi konten promosi bintang K-Pop.

Pembaruan Instagram Sebabkan Masalah Bagi Konten Promosi K-Pop
Tampilan terbaru feed Instagram.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, Platform jejaring sosial Instagram telah mengubah rasio aspek foto Feed yang ditampilkan di profil pengguna.

Sebelumnya ditetapkan pada bingkai persegi 1:1, foto-foto tersebut kini ditampilkan dalam rasio aspek 4:3.  

Pembaruan Instagram ini belum diterapkan secara universal tetapi hanya pada akun tertentu, yang mengakibatkan konsekuensi yang tidak diinginkan.  

Secara khusus, Pembaruan ini telah mengubah tata letak profil akun idola dan merek yang sangat bergantung pada Instagram untuk keperluan Promosi.

Telah menjadi tren populer untuk menata foto dalam format mosaik pada profil, menciptakan gambar besar yang terpadu saat diklik.  

Namun, karena Pembaruan, profil tersebut kini tampak terdistorsi, dengan gambar yang diregangkan atau terpotong secara aneh.  

Akibatnya, banyak bintang K-Pop seperti aespa, NCT WISH, BLACKPINK, IVE, dan Chanyeol EXO, (G)I-DLE, VIVIZ, dan lainnya, mengalami Masalah.

Dalam beberapa kasus, wajah atau bagian tubuh para member tampak terpotong, sehingga menimbulkan efek komedi yang tidak diinginkan.  

Penyanyi Bae Jin Young, yang sebelumnya tergabung dalam Wanna One, juga mengalami Masalah setelah menata foto profil bergaya mosaik, yang kini tampak rusak, dengan kedua lengannya hilang.

Kejadian tak terduga ini bahkan menjadi meme di kalangan netizen, yang mengundang simpati bagi para pengelola media sosial yang bertugas mengelola akun-akun tersebut.  

Saat ini, banyak akun telah mulai menyesuaikan Feed profil mereka agar sesuai dengan rasio aspek baru atau telah menghapus foto-foto sebelumnya secara keseluruhan. Namun, beberapa akun tetap dalam keadaan terdistorsi.  

Dalam siaran langsung baru-baru ini, CEO Instagram Adam Mosseri menjelaskan alasan di balik Pembaruan tersebut.

“Sebagian besar Konten kini dibuat secara vertikal, dan pemotongan persegi mengurangi daya tariknya.”  

Meskipun demikian, reaksi keras dari pengguna terus meningkat. Perdebatan mengenai perlunya dan dampak Pembaruan kemungkinan akan terus berlanjut di masa mendatang.***


Editor : Irma Nurfajri