Pemerintah Purwakarta Kembangkan Potensi Bambu

Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) membidik potensi lain yang bisa dikembangkan dari pohon bambu khas wilayah ini. 

Pemerintah Purwakarta Kembangkan Potensi Bambu
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) membidik potensi lain yang bisa dikembangkan dari pohon bambu khas wilayah ini. 

Tentunya, potensi dari sisi ekonomi yang tujuannya untuk peningkatan kesejahteraan warga sekitar. Sehingga, bambu ini tak hanya dilihat dari sisi produk perkebunan saja, tapi juga dari sisi kebudayaan dan pariwisata. 

Kabid Pariwisata, Disporaparbud Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, sebagian besar masyarakat di wilayahnya selama ini memiliki keterikatan yang kuat dengan pohon bambu.

Cukup beralasan, mengingat di kabupaten ini terdapat satu wilayah yang merupakan sentra perkebunan bambu terbesar. Yakni, Kecamatan Sukasari.

"Kami tak ingin menyia-nyiakan potensi ekonomi lain dari produk perkebunan tersebut," ujar Heri kepada INILAH di kantornya, Selasa (23/4/2019).

Selama ini, pohon Bambu di wilayah tersebut, tak hanya dijual sebagai bahan baku. Tapi, juga kerap dijual dalam bentuk barang jadi. Semisal, untuk dibuat handicraft anyaman bambu. Semisal, jadi miniatur perahu. 

Dengan begitu, sudah seharusnya Pemkab Purwakarta bersyukur dengan melimpahnya hasil alam ini. Artinya, harus ada upaya untuk mempertahankan kekayaan alam ini. 

Apalagi, sangat banyak manfaat yang didapat dari pohon bambu. Karena, selain bisa digunakan untuk membuat bermacam-macam kerajinan anyaman, pohon ini juga bisa menjadi penangkal polusi udara dan konservasi lingkungan.

Adapun upaya yang akan dilakukan jajarannya, yakni dengan menggelar sebuah event di lokasi itu. Tujuannya, tak lain untuk menggaungkan kembali salah satu ikon dan produk kebudayaan lokal khas wilayah ini.

"InsyaAllah akhir pekan ini (Minggu, 28/4) kami akan menggelar festival Bambu. Lokasinya, di Taman Pasanggarah Padjadjaran, atau Alun-alun Purwakarta," jelas dia.

Dalam festival bertema 'Regang Tamiang'itu, nantinya akan ada bazar beragam jenis produk anyaman bambu pameran dan edukasi cara membuat anyaman dari bambu. 

"Salah satu tujuannya, tak lain untuk melestarikan dan memperkenalkan seni budaya berbahan dasar bambu. Terutama kepada kaum milenial," tambah dia. 

Dalam kegiatan ini, pihaknya turut menggandeng beberapa intansi, termasuk Dinas Pendidikan. Nantinya, para pelajar bakal turut serta dalam event tersebut. 

"Karena memang, tujuannya juga mengedukasi warga terkait manfaat bambu," pungkasnya. (Asep Mulyana)


Editor : JakaPermana