Pemetaan Minat SPMB Jabar 2026 Dibuka 29 Mei, Disdik Bagikan Akun Lulusan SMP dan MTs

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mulai menyiapkan tahapan pemetaan minat siswa, menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

Pemetaan Minat SPMB Jabar 2026 Dibuka 29 Mei, Disdik Bagikan Akun Lulusan SMP dan MTs
Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mulai menyiapkan tahapan pemetaan minat siswa, menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

INILAHKORAN.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mulai menyiapkan tahapan pemetaan minat siswa, menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

Tahap ini menjadi bagian penting, setelah pembukaan program Sekolah Manusia Unggul (Maung), agar siswa lulusan SMP dan MTs dapat menentukan arah pendidikan sesuai minat dan potensi masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan, pemetaan minat akan dilakukan bagi seluruh siswa SMP dan MTs di Jawa Barat untuk membantu mereka memilih sekolah lanjutan, baik SMA, SMK, Madrasah Aliyah, negeri maupun swasta.

Menurut dia, sistem ini disiapkan agar proses pemilihan sekolah lebih terarah dan sesuai minat siswa sebelum memasuki tahapan utama SPMB 2026.

“Kemudian untuk peminatan, kita juga setelah Sekolah Maung ini dibuka nanti ada pemetaan untuk siswa-siswa SMP, MTs di Provinsi Jawa Barat agar mereka bisa memilih peminatannya mau ke SMA mana, negeri atau swasta, mau ke Madrasah Aliyah atau mau ke SMA, SMK,” kata Purwanto dalam Kickoff SPMB 2026, Senin (18/5/2026).

Guna mendukung pelaksanaan pemetaan tersebut, Disdik Jabar akan membagikan akun kepada seluruh lulusan SMP dan MTs. 

Proses ini, kata Purwanto, membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari siswa, orang tua, guru hingga kepala sekolah tingkat SMP agar sosialisasi berjalan optimal.

“Nanti kita akan bagikan akun kepada semua lulusan SMP dan MTs yang ini memerlukan kerja keras kita semuanya nanti para siswa, orang tua, para guru, kepala sekolah di tingkat SMP untuk bisa menyosialisasikan ini kepada anak-anak kita dan pemetaan minat sekolah ini akan berlangsung pada tanggal 29 Mei sampai tanggal 8 Juni 2026,” ujarnya.

Disdik Jabar berharap, seluruh siswa kelas 9 dapat mengikuti proses pemetaan minat tersebut dan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah.

“Dan kita berharap semuanya, semua siswa kelas 9 ini bisa daftar semuanya ke SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah. Ini akan dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai 8 Juni 2026,” ucapnya.

Purwanto menambahkan, siswa yang belum lolos dalam program Sekolah Maung atau belum terakomodasi pada tahapan pemetaan minat tetap memiliki kesempatan mengikuti proses SPMB reguler.

“Kemudian untuk siswa yang tidak lolos di Sekolah Maung atau tidak terakomodir pada pemetaan peminataan, nanti bisa mengikuti tahap 1 SPMB yang akan dibuka pada tanggal 15 Juni dan tahap 2-nya pada tanggal 30 Juni,” jelasnya.

Dengan skema ini, Disdik Jawa Barat memastikan seluruh lulusan SMP dan MTs tetap memiliki peluang melanjutkan pendidikan, baik melalui jalur Sekolah Maung maupun tahapan reguler SPMB 2026.***


Editor : JakaPermana