Pemkab Karawang Minta Bulog Bersihkan Rumah Warga dari Serangan Kutu Beras
Serangan kutu beras masih menghantui warga Karawang, Pemkab pun meminta Bulog segera lakukan pembersihan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang, Rohman meminta agar Perum Bulog segera membersihkan rumah-rumah warga yang terkena serangan kutu beras.
Selain itu, Bulog juga harus mengakomodir warga yang terdampak serangan kutu beras. Bulog juga harus melakukan uji laboratorium untuk memastikan beras yang disimpan di gudang penyimpanan beras masih layak konsumsi.
Menurut Rohman, serangan kutu beras dirumah warga dekat gudang penyimpanan beras harusn ditangani serius dan segera dilakukan penyemprotan. Prioritas utama adalah warga sekitar yang terdampak oleh serangan kutu beras. Kemudian pihak Bulog harus membersihkan gudang penyimpanan beras yang menjadi tempat banyaknya kutu beras.
"Prioritas utama yaitu membersihkan rumah warga dari kutu beras. Katanya mau dilakukan penyemprotan itu harus segera dilakukan karena warga sudah resah. Setelah itu baru gudang penyimpanan beras harus dibersihkan karena itu awal dari banyaknya kutu beras," kata Rohman, Selasa (7/7/26).
Rohman mengatakan masalah kutu beras jangan dianggap sepele. Pihak Bulog harus memastikan keamanan warga sekitar dan juga kualitas beras masih layak konsumsi atau tidak.
"Kita harus memastikan beras yang terkena kutu beras masih layak konsumsi atau tidak. Itu hanya bisa dipastikan lewat uji laboratorium," katanya.
Menurut Rohman, adanya kutu beras di gudang penyimpanan beras pasti berpengaruh terhadap kualitas beras. Oleh karena itu Bulog harus memastikan beras yang ada di gudang penyimpanan layak untuk dikonsumsi. Namun untuk memastikan kelayakan itu harus berdasarkan hasil uji laboratorium.
"Iya layak atau tidak beras itu dikonsumsi harus dari hasil uji laboratorium. Kami meminta itu agar dilaksanakan oleh Bulog," katanya.
Menurut Rohman, kutu beras berasal dari beras yang disimpan didalam gudang penyimpanan beras. Itu makanya beras yang disimpan digudang itu berpotensi menurunkan kualitas komoditas.
"Untuk memastikannya harus lewat uji laboratorium," katanya. Nilakusuma
Editor : Ahmad Sayuti

