Rp4,9 Miliar Digelontorkan untuk Rekonstruksi Jalan Interchange Karawang Barat
Pemkab Karawang mulai merekonstruksi Jalan Tarumanegara atau Interchange Karawang Barat sepanjang 675 meter dengan anggaran Rp4,9 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, mulai melakukan rekonstruksi Jalan Tarumanegara atau Jalan Interchange Karawang Barat yang menjadi salah satu akses menuju Gerbang Tol Karawang Barat di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Rekonstruksi jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp4,9 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Dani Firmansyah, mengatakan pekerjaan rekonstruksi meliputi sejumlah tahapan, mulai dari galian dan timbunan tanah, lapis fondasi pengerasan, hingga lapis permukaan beton semen.
“Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dari segmen ke segmen. Metode ini untuk mengurangi dampak terhadap arus lalu lintas dan meminimalkan potensi kemacetan,” kata Dani di Karawang, Rabu.
Rekonstruksi Jalan Sepanjang 675 Meter
Rekonstruksi dilakukan untuk memperbaiki kondisi Jalan Tarumanegara yang sebelumnya mengalami kerusakan dan bergelombang. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Pekerjaan rekonstruksi mencakup jalan sepanjang 675 meter dengan lebar 5 meter.
Selama pengerjaan berlangsung, Pemkab Karawang juga melakukan pelebaran jalan dengan pengaspalan sementara pada bagian bahu jalan. Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tetap dapat melintas dari dua arah.
“Anggarannya bersumber dari APBD Karawang, senilai Rp4.904.403.757,” ujar Dani.
Pengerjaan secara bertahap diharapkan dapat menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengurangi potensi kemacetan di sekitar lokasi proyek.
Bupati Karawang Tinjau Langsung Proyek
Bupati Karawang Aep Syaepuloh turut meninjau langsung proses rekonstruksi Jalan Tarumanegara pada Rabu siang.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Aep mengatakan kondisi Jalan Tarumanegara sebelumnya mengalami kerusakan dan bergelombang sehingga membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan pada sejumlah segmen dengan memperhatikan kondisi dasar jalan agar hasil rekonstruksi lebih kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Rekonstruksi jalan di Karawang Barat ini ada beberapa segmen, dalam penanganannya memang subjek bawahnya kurang baik, nanti subjek bawahnya akan diangkat lalu akan diganti tanah merah,” kata Aep.
Pengguna Jalan Diminta Bersabar
Aep menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna Jalan Tarumanegara yang aktivitas perjalanannya terganggu selama proses pengerjaan.
Perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi proyek menjadi salah satu dampak yang tidak dapat dihindari selama proses rekonstruksi berlangsung.
Pemkab Karawang berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai target sehingga kondisi Jalan Interchange Karawang Barat menjadi lebih baik, aman, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas kendaraan menuju kawasan Gerbang Tol Karawang Barat.***
Editor : JakaPermana

