Pemkot Bakal Buka Akses Baru ke TPU Mulyaharja
Untuk memudahkan akses masyarakat menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mulyaharja di Kecamatan Bogor Selatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera membuka jalan baru ke lokasi itu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Untuk memudahkan akses masyarakat menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mulyaharja di Kecamatan Bogor Selatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera membuka jalan baru ke lokasi itu.
"Jadi untuk pembebasan lahan sudah dilaksanakan pada anggaran tahun 2022 kemarin, tinggal mungkin tahun depan konstruksi pembangunan jalan dari titik Agro Eduwisata Organik (AEWO) sampai ke TPU Mulyaharja, tentunya segera dilaksanakan dan masuk ke anggaran tahun 2024," ungkap Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada wartawan pada Selasa 8 Agustus 2023.
Dedie menjelaskan, pembukaan akses baru ini, bertujuan agar memudahkan masyarakat menuju lokasi TPU. Tak hanya di TPU Mulyaharja, namun juga di sembilan TPU lainnya yang dikelola oleh Pemkot Bogor yang luasnya hampir 60 hektare lebih.
"Sejauh ini memang ada beberapa TPU yang sudah penuh dan sudah tidak bisa lagi menampung. Antara lain misalnya TPU Gunung Gadung atau TPU Blender yang juga sudah padat kecuali ditumpuk," jelas Dedie.
Dedie memaparkan, sehingga terkadang, hal ini menjadi pertanyaan masyarakat TPU mana lagi yang masih bisa menampung. Maka dari itu, di TPU Mulyaharja ini, Pemkot Bogor masih memiliki cadangan lahan sekitar 8 Hektare.
"Ini relatif masih kosong tetapi perlu penataan ke depan. Yang kami prioritaskan di tahun anggaran 2024 adalah pembangunan akses jalan yang lebih dekat. Jadi tidak melingkar masuk ke areal pemukiman masyarakat," terangnya.
Ia membeberkan, kedepan, di lokasi TPU Mulyaharja ini tak hanya disediakan untuk pemakaman secara muslim, namun juga non-muslim. Yang ada saat ini juga, ada alokasi 2 Hektare pemakaman non-muslim di TPU Situ Gede yang disiapkan pemkot.
"Sudah terisi 50 makam dan masih banyak cadangan yang bisa dimanfaatkan. Ini bagian dari pelayanan publik dari Pemkot Bogor. Bukan hanya masalah lingkungan atau kesehatan saja, tetapi kita juga harus pikirkan masyarakat Kota Bogor dari lahir sampai meninggal dunia," pungkas Dedie. (Rizki Mauludi)
Editor : Ahmad Sayuti

