Pemkot Bandung Siapkan Kantong Parkir Festival Asia Afrika
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah kantong parkir mendukung kelancaran Festival Asia Afrika pada 11-12 Juli.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah kantong Parkir mendukung kelancaran Festival Asia Afrika pada 11-12 Juli. Area parkir akan disediakan mulai dari Jalan Naripan hingga kawasan Cikapundung, mengantisipasi kepadatan kendaraan selama rangkaian acara berlangsung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penyiapan kantong parkir menjadi bagian dari persiapan teknis agar masyarakat yang datang ke Festival Asia Afrika pada akhir pekan ini tetap mendapatkan akses parkir yang tertata.
“Kantong parkir akan disiapkan mulai dari Jalan Naripan, sampai ke Cikapundung. Itu semua akan dijadikan sebagai kantong parkir, termasuk titik start dan titik finishnya,” kata Farhan, Rabu (8/7/2026).
Selain penyediaan lokasi parkir, Pemkot Bandung juga tengah melakukan kajian terkait rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan kegiatan. Analisis dampak lalu lintas, dilakukan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Polrestabes Bandung.
“Untuk rekayasa jalan, sekarang sedang dilakukan berbagai macam analisis dampak lalu lintasnya oleh Dishub dan juga Polrestabes,” ucapnya.
Farhan memastikan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik parkir liar selama Festival Asia Afrika berlangsung. Pengawasan, akan dilakukan mencegah adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan menarik tarif parkir tidak wajar.
“Pokoknya begitu kita menemukan ada yang parkir liar, kita akan sikat. Tidak boleh ada parkir liar, tidak boleh ada getok parkir,” ujar dia.
Festival Asia Afrika sendiri akan berlangsung dengan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari simposium persiapan pendaftaran kawasan Jalan Asia Afrika sebagai warisan dunia UNESCO, makan malam penyambutan bersama para duta besar negara Asia Afrika hingga pawai budaya.
Menurut Farhan, salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah memperkenalkan diplomasi kopi bersama 25 duta besar negara-negara Asia Afrika yang hadir di Kota Bandung.
“Kita akan memperkenalkan diplomasi kopi. Jadi kita akan ngopi bareng dengan 25 duta besar negara-negara Asia Afrika yang kita undang ke sini,” jelasnya.
Pawai Festival Asia Afrika, akan diikuti 30 peserta dan dimulai dari kawasan Hotel Homan menuju Gedung Merdeka. Pemkot Bandung, menargetkan kegiatan tersebut berlangsung efektif agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. “Diikuti oleh 30 peserta. Kita akan bikin cepat saja, paling dua jam selesai,” tutur dia.
Sementara itu, pusat kegiatan festival akan berlangsung di kawasan Braga Pendek mulai pukul 08.00 WIB. Selain pawai, acara juga akan diisi berbagai pertunjukan, bazar, seminar dan penampilan budaya dari sejumlah peserta internasional.
"Terdapat dua penampil dari luar negeri yang akan hadir dalam kegiatan budaya ini. Kalau tidak salah, salah satunya berasal dari Petaling Jaya, Malaysia yang akan menampilkan karya budaya sekaligus menjalin kerja sama dengan Kota Bandung," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

