Pemkot Bogor Waspadai Adanya  Preman dan Pensiunan jadi 'Backing' PKL 

Pemerintah Kota Bogor meminta dukungan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk bersama-sama mengantispasi para backing para PKL.

Pemkot Bogor Waspadai Adanya  Preman dan Pensiunan jadi 'Backing' PKL 
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut saat ini para PKL disebutkan Dedie sudah mulai berpindah ke pasar resmi baik Jambu Dua maupun Pasar Gembrong Sukasari./INILAHKORAN-Rizki Mauludi

INILAHKORAN.ID- Langkah serius dilakukan Kota Bogor dalam menertibkan PKL di wilayah Eks Pasar Bogor. Pemerintah Kota Bogor meminta dukungan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk bersama-sama mengantispasi para Backing para PKL.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut saat ini para PKL disebutkan Dedie sudah mulai berpindah ke pasar resmi baik Jambu Dua maupun Pasar Gembrong Sukasari.

"​Pemindahan pasar ya, kan Backing-nya itu bisa jadi preman-preman, ya bisa jadi pensiunan-pensiunan. Jadi saya minta tolong ke Pak Kapolresta dan juga Pak Dandim, apabila ada ya, yang selama ini mengaku-ngaku pensiunan Pemda lah, pensiunan dari kesatuan lah, yang mem-Backing para pedagang, saya minta tolong dong sama Pak Dandim, sama Pak Kapolresta untuk coba," ungkap Dedie kepada wartawan di taman Peranginan, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 30 Maret 2026.

Dedie menjelaskan, ini kan proses atau program penataan yang didorong oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Jadi tidak boleh yang namanya oknum-oknum ini kemudian bertentangan dengan arah kebijakan Presiden.

"Jadi itu yang tadi saya sampaikan. Kami kan mengantisipasi, mengantisipasi manakala ada, sebelumnya saya sudah laporkan," jelasnya. 

Dedie membeberkan, PKL yang pindah sudah kelihatan di Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua. Mudah-mudahan  dicoba terus tambah supaya Jambu Dua dan Pasar Sukasarinya tambah hidup.

"Masyarakat juga jangan lupa belanja di Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua," pungkasnya. ***


Editor : JakaPermana