Pemkot Tasikmalaya Mulai Wacana WFH, Viman Soroti Efisiensi Anggaran
Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dengan apel gabungan di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin pagi (30/3/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dengan apel gabungan di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin pagi (30/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) sebagai momentum kembali bekerja pasca libur Idulfitri.
Apel tersebut juga menjadi penanda berakhirnya kebijakan work from anywhere (WFA) yang sebelumnya diterapkan selama masa libur Lebaran.
Para ASN kembali bekerja dengan ritme normal dan mengikuti agenda kedinasan secara langsung.
Dalam suasana hangat, jajaran ASN turut bersalaman dengan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, beserta istri, serta Wakil Wali Kota Dicky Candra.
Dalam sambutannya, Viman menyampaikan ucapan Idulfitri sekaligus evaluasi kinerja selama Ramadan. Ia menilai performa pemerintahan cukup baik meski masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki.
“Di apel pertama bulan Syawal ini, saya pribadi menyampaikan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir batin,” ujar Viman.
Ia juga mengapresiasi capaian Kota Tasikmalaya yang berhasil meraih juara favorit Festival Dulag tingkat Provinsi Jawa Barat pada malam takbiran tahun ini.
Selain itu, Viman menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan energi di tengah dinamika global. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan WFA yang telah diterapkan berpotensi menjadi model ke depan, termasuk kemungkinan penerapan work from home (WFH).
“Kemungkinan besar ke depan memang akan ada work from home. Ini untuk menjawab penghematan, bukan hanya APBD, tetapi juga energi karena faktor geopolitik,” jelasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus diiringi dengan pengawasan, agar tidak justru meningkatkan konsumsi bahan bakar masyarakat.
Pemkot Tasikmalaya juga tengah mengkaji langkah efisiensi lain, termasuk rencana pembatasan penggunaan kendaraan bermotor pada hari tertentu.
Di sektor keuangan, Viman menyebut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyiapkan strategi pengelolaan keuangan yang terukur. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini Kota Tasikmalaya belum mengambil pinjaman untuk belanja operasional, berbeda dengan sejumlah daerah lain di Priangan Timur.
“Kota Tasik satu-satunya yang belum mengajukan pinjaman. Bukan tidak berani, tapi kita mengukur tata kelola keuangan ke depan,” tegasnya.
Terkait tunjangan hari raya (THR), Viman memastikan hak ASN tetap akan diberikan secara bertahap. Ia menyebut proses pengajuan THR gaji sudah mulai dilakukan ke masing-masing perangkat daerah.***
Editor : JakaPermana


