Pemkot Cimahi Pastikan Ketersediaan Pasokan Pangan Aman hingga Lebaran 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan ketersediaan pasokan pangan hingga momen Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kendati harga sejumlah komoditas pangan utama masih berada di level tinggi sejak awal bulan Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan ketersediaan pasokan hingga momen Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman.
Di Pasar Atas Baru Kota Cimahi misalnya, harga daging sapi tercatat tetap berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.
Salah satu pedagang, Suryana (58) menyebut kenaikan harga terjadi sejak tingkat pemasok bandar, sehingga tidak dapat diturunkan di tingkat eceran.
"Dari sumber bandar saja sudah tinggi, jadi kami sebagai pedagang tidak punya pilihan lain selain menjual sesuai harga yang diterima," kata Suryana, Selasa 10 Maret 2026.
Pedagang yang telah berjualan selama puluhan tahun itu memprediksi harga daging sapi bahkan bakal melonjak hingga mencapai Rp160.000 hingga Rp170.000 per kilogram menjelang hari raya.
"Kenaikan tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan yang menjadi kebiasaan setiap tahunnya," ucapnya.
Meski demikian, Suryana memastikan stok daging sapi siap memenuhi kebutuhan masyarakat, dari rata-rata 800 kilogram per hari saat ini bakal ditingkatkan menjadi sekitar 1,5 ton per hari menjelang Idul Fitri.
Tak hanya daging sapi, harga daging ayam juga menunjukkan kenaikan dibandingkan sebelum Ramadan. Saat ini dijual dengan kisaran Rp41.000 per kilogram, sedangkan biasanya berada di bawah Rp40.000 per kilogram.
Pedagang ayam di Pasar Atas Baru, Neni mengungkapkan, kenaikan harga pada momen hari besar merupakan hal yang wajar terjadi.
"Harganya bisa berbeda-beda tergantung ukuran ayamnya, tapi umumnya sekarang Rp41.000. Nanti menjelang lebaran kemungkinan akan naik lagi, tapi stoknya kami pastikan aman dan cukup," ucap Neni.
Terpisah, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira mengkonfirmasi, kondisi pasar pangan di kota ini masih kondusif dan tidak terjadi gejolak harga.
Menurutnya, pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga.
"Sampai saat ini tidak ada laporan tentang gejolak harga komoditas pangan. Kami sudah melakukan langkah-langkah untuk menjamin stok aman hingga lebaran," kata Adhitia.
Adhitia juga mengingatkan seluruh pedagang untuk mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) serta harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Untuk komoditas yang memiliki regulasi dan HET, mohon dipatuhi dengan ketat agar tidak ada praktik penjualan di atas harga yang ditetapkan," tegasnya.***
Editor : JakaPermana

