Pemkot Rencanakan Bangun Jembatan Penghubung Paledang-Pasir Jaya
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin membeberkan hasil pengecekan rencana pembangunan jembatan penghubung yang diimpikan warga Kampung Lebak Sari, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin membeberkan hasil pengecekan rencana pembangunan jembatan penghubung yang diimpikan warga Kampung Lebak Sari, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.
Jembatan tersebut diharapkan bisa menghubungkan dua kecamatan, yakni Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah dengan Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.
Namun, rencana yang telah bertahun-tahun digagas itu belum juga terealisasi. Penyebabnya adalah munculnya polemik penolakan dari sebagian warga.
Jenal mengatakan, dirinya langsung lokasi guna mengumpulkan bahan informasi terkait hal tersebut.
"Setelah kami identifikasi dan telusuri, kegagalan pembangunan jembatan kemarin itu disebabkan banyak faktor. Pertama, secara teknis, pada gambar lama masih terdapat struktur tiang di tengah sungai," ungkap Jenal kepada wartawan pada Jum'at 12 September 2025.
Jenal memaparkan, karena hal tersebut, Kementerian PU dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) tidak memberikan izin. Oleh karena itu, tahun ini diupayakan dilakukan review Detail Engineering Design (DED).
"Dan Insyaallah tahun depan jembatan yang sesuai dengan permohonan masyarakat akan kita bangun," papar Jenal.
Jenal menjelaskan, untuk penolakan dari sejumlah warga menjadi permasalahan kedua. Namun, ia menegaskan permasalahan itu akan segera dipecahkan melalui mediasi.
"Saya meminta Pak Camat Bogor Tengah dan Bogor Barat untuk memfasilitasi pertemuan antarwarga di dua kecamatan. Kami akan berdiskusi dan membuat komitmen bahwa jembatan ini adalah fasilitas umum untuk masyarakat. Tidak boleh ditolak, harus didukung," jelasnya.
Jenal membeberkan, pembangunan ini merupakan salah satu ikhtiar Pemkot Bogor untuk memudahkan akses masyarakat dalam beraktivitas.
"Peninjauan kemarin saya hadirkan juga jajaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), Camat Bogor Tengah, Lurah Paledang, RT/RW, serta tokoh masyarakat," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

