Pemprov Jabar Harap Flyover Nurtanio Segera Rampung

Flyover Nurtanio yang dijanjikan rampung akhir Mei 2025, nyatanya tak kunjung terealisasi.

Pemprov Jabar Harap Flyover Nurtanio Segera Rampung
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar berharap, Flyover Nurtanio ini dapat segera dirampungkan pemerintah pusat. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Flyover Nurtanio yang dijanjikan rampung akhir Mei 2025, nyatanya tak kunjung terealisasi.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar berharap, Flyover Nurtanio ini dapat segera dirampungkan pemerintah pusat.

"Itu pembangunan (Flyover Nurtanio) oleh pemerintah pusat. Kemarin terakhir informasi dari Kota Bandung, memang akan coba didorong kembali," kata Dhani, Kamis 19 Juni 2025.

Pihaknya berharap, Flyover Nurtanio ini dapat dirampungkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada tahun ini, supaya tidak membuat kemacetan di kawasan tersebut.

"Harus segera, mudah -mudahan di tahun ini. Nanti kita coba update-nya," harapnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin meninjau progres pembangunan Flyover Nurtanio, Kota Bandung, Senin 16 Desember 2024 silam.

Peninjauan itu dilakukan karena proses pembangunan flyover senilai Rp63 miliar ini molor.

"Kami meninjau pembangunan Flyover Nurtanio ini. Investasinya Rp63 miliar dan ditargetkan selesai akhir Mei 2025. Kenapa terlambat? Karena ada permasalahan lahan, karena kan ini paralel. Pembebasan lahan dan pembangunan berbarengan. Jadi ada kemunduran," ujarnya.

Kendati demikian saat ini sambung dia, masalah lahan telah selesai dan ditargetkan Flyover Nurtanio rampung di akhir Mei 2025 mendatang. Walaupun saat ini, proses pembangunan Flyover Nurtanio sejatinya baru rampung 25 persen.

"Tapi In Syaa Allah akhir tahun ini beres semua, jadi tinggal konstruksi aja yang dilakukan. Progres 25 persen," ucapnya.

Selain itu, Bey Machmudin juga meminta maaf kepada masyarakat pengguna jalan, yang mengeluh mobilitasnya terganggu akibat pembangunan Flyover Nurtanio.

"Saya mohon maaf, tapi tidak ada (solusi lain). Kalau kita rekayasa, malah lebih macet. Percepatan juga enggak mungkin. Kita maksimalkan," ungkapnya.

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jakarta-Jawa Barat Sjofva Rosliansjah menghaturkan terimakasih, karena telah banyak dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Terutama terkait penanganan dampak sosial kemasyarakatan (PDSK).

Dia pun meminta maaf kepada masyarakat, karena proses pembangunan Flyover Nurtanio mengganggu aktivitas masyarakat.

"Mudah-mudahan ini kita coba semaksimal mungkin. Kalau bisa lebih cepat, lebih baik. Akhir Mei janji kami. Mudah-mudahan cuaca mendukung, kami usahakan lebih cepat lagi. Jadi mohon maaf bila ini mengganggu aktivitas masyarakat, memang agak lebih macet daripada biasanya. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani