Pemprov Jabar Siapkan 100.447 Paket Sembako di Opadi, Intervensi Kenaikan Harga di Nataru 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) di pekan ketiga Desember, guna mengintervensi potensi kenaikan harga sembako di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Pemprov Jabar Siapkan 100.447 Paket Sembako di Opadi, Intervensi Kenaikan Harga di Nataru 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) di pekan ketiga Desember, guna mengintervensi potensi kenaikan harga sembako di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) di pekan ketiga Desember, guna mengintervensi potensi kenaikan harga sembako di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Kepala Disperindag Jabar Nining Yuliastiani menuturkan, total ada 100.447 paket sembako yang disediakan, di mana nantinya bakal disebar di 27 kabupaten/kota.

"Sebanyak 100.447 paket dan itu akan kira laksanakan di minggu ketiga Desember," ujar Nining kepada INILAH, Minggu 7 Desember 2025.

Paket sembako murah tersebut antaranya kata dia, berisi beras premium 3 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, minyak goreng premium 1 kilogram dan gula pasir 1 kilogram.

"Di mana kemudian kita memberikan subsidi, sehingga harga beli masyarakat bisa lebih rendah. Siapa yang menerima? Kami berusaha memprioritaskan masyarakat Desil 2 (miskin) dan 3 (hampir miskin)," ucapnya.

Harapannya, dengan menyasar Desil 2 dan 3 ini, daya beli masyarakat di 27 kabupaten/kota saat Nataru 2026 nanti dapat tetap terjaga. Sekaligus mengintervensi pengendalian inflasi di Jabar.

"Kami berharap ini dapat membantu masyarakat yang masuk dalam Desil tersebut," ujarnya.

Dalam pendistribusiannya kelak, Nining mengaku persentase persebaran paket berbeda-beda di masing-masing kabupaten/kota, menyesuaikan kondisi terkini di daerah tersebut.

"Kemudian juga dalam posisi kita melihat bagaimana stok atau kemudian rangkaian stok yang ada di kabupaten/kota tersebut, sehingga berpengaruh kepada harga dan ketersediaan komoditas yang ada," ucapnya.

Total, Rp5,5 miliar dari anggaran Pemprov Jabar yang disiapkan lanjut Nining, untuk mensubsidi 100.447 paket sembako Opadi tersebut di akhir 2025 ini.

Di mana harga normal paket sembako murah Opadi tersebut di angka Rp96.700, tetapi dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp40 ribu.

"Di angka Rp5,5 miliar, karena kita ingin lebih banyak yang menerima. Yakni 100.447 kepala keluarga," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana