Pemprov Jabar Target Pertumbuhan Ekonomi di Penghujung 2025 Tembus 4,5 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah memacu pertumbuhan ekonomi. Targetnya, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) di penghujung 2025 mampu mencapai 4,5 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi jawa barat tengah memacu pertumbuhan ekonomi. Targetnya, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) di penghujung 2025 mampu mencapai 4,5 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman menuturkan, target pertumbuhan ekonomi tembus ke 4,5 persen sejatinya terbuka lebar. Mengingat pada kuartal III 2025, pertumbuhan ekonomi Jabar mampu di angka 4,2 persen.
Harapannya, bila mampu terealisasi pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5 persen di kuarta IV 2025, maka peluang mencapai 6 persen berpotensi pula terjadi di 2026 mendatang.
"Kita pacu terus ya pertumbuhan ekonomi jawa barat. Kita berharap di kuartal IV ini 4,5 persen. Kalau bisa 4,5 persen, kita optimis 2026 bisa 6 persen," ujar Herman dikutip Jumat 12 Desember 2025.
Dia melanjutkan, dengan dipacunya laju pertumbuhan ekonomi, maka akan berdampak positif pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
"Kalau PDRB-nya besar, In Syaa Allah akan berdampak terhadap kemiskinan turun signifikan, pengangguran turun signifikan," ucapnya.
Herman berharap, sinergi dan kolaborasi bersama 27 kabupaten/kota, mampu merealisasikan target tersebut. Sebab menurutnya, dengan visi dan misi yang sama maka tidak sulit mewujudkan pertumbuhan ekonomi seperti yang diharapkan. "(Kalau) frekuensinya sama, Insyaa Allah," ujarnya.
Sisi lain, pihaknya juga mendorong agar pembiayaan dari perbankan untuk UMKM terus digenjot. Mengingat sejauh ini kata Herman masih terbilang kecil.
"Makanya kita harus perbaiki. Di jawa barat ini sektor perbankan laju pertumbuhannya biasa aja, di bawah rata-rata nasional," katanya.
Maka dari itu, Pemprov Jabar mendorong sektor perbankan untuk mengakselerasi pembiayaan UMKM, untuk berani keluar dari zona nyaman guna memacu pertumbuhan ekonomi.
"Mari kita pacu. Termasuk pertumbuhan aset, dana pihak ketiga dan pertumbuhan kredit, karena tiga-tiganya di bawah rata-rat nasional," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

