Pengadilan Sebut Kurangnya Bukti, EXO-CBX Alami 6 Kali Kekalahan Hukum saat Melawan SM
EXO-CBX mengalami 6 kali kekalahan hukum saat melakukan gugatan terhadap agensi SM.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tiga member EXO yang tengah melawan mantan Agensi mereka SM Entertainment, nampaknya terus mengalami kekalahan Hukum.
Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO, yang dikenal sebagai EXO-CBX, dilaporkan telah Kalah dalam enam kasus Hukum berturut-turut melawan Agensi SM Entertainment dalam sengketa kontrak mereka yang masih berlangsung.
Meskipun CBX telah mengajukan pengaduan ke polisi, jaksa penuntut, Komisi Perdagangan yang Adil, dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, semua gugatan tersebut secara konsisten ditolak.
Menurut LawTimes, pengadilan menyimpulkan bahwa "tidak ada bukti adanya tindakan ilegal atau penipuan oleh SM Entertainment," terhadap CBX.
Putusan yang berulang kali menyebutkan kurangnya bukti spesifik yang mendukung tuduhan CBX, sehingga menyulitkan ketiganya untuk memajukan kasus mereka.
Konflik ini bermula pada Juni 2023, ketika CBX menuntut pemutusan kontrak eksklusif mereka, dengan alasan bahwa mereka telah disesatkan untuk menandatangani perjanjian jangka panjang yang tidak adil.
SM membalas dengan tuduhan bahwa ada kekuatan eksternal yang memengaruhi keputusan ketiganya.
Setelah ketegangan publik dan Hukum, kedua belah pihak menyepakati kompromi: SM akan terus mengelola aktivitas grup EXO, sementara aktivitas individu CBX akan ditangani oleh Agensi baru mereka.
Kontrak yang direvisi telah disusun, termasuk klausul yang mewajibkan 10% dari pendapatan Agensi baru dibayarkan kepada SM selama masa perjanjian.
Setelah berita itu tersiar, Chen mengunggah beberapa pesan di Bubble, dengan sejumlah penggemar meyakini pesan-pesan itu mengisyaratkan situasi yang sedang berlangsung.
“Saya baru saja tiba,” “Kamu libur kerja???” “Apakah harimu menyenangkan?” “Saya selalu sehat, baik fisik maupun mental, jadi jangan khawatirkan saya.”
Para penggemar mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kabar terbarunya, menghargai usahanya untuk meyakinkan dan menghibur mereka.
"Jongdae bbl ilysm..'Tubuh dan hati (pikiran)ku selalu sehat, jadi jangan khawatirkan aku', 'Y/n, jaga kesehatanmu dulu!!,' 'Oktober tinggal sedikit lagi!'
'Mari kita habiskan dengan perasaan senang,' 'Meskipun ada hal-hal yang suram, Mari kita tersenyum dan melewatinya!'.
'Menunggu!!!,' 'Aku selalu menyayangimu,' 'Mari kita akhiri hari ini dengan baik juga, Soondaengies,' 'Semoga cepat sembuh!!!'."
Pada Juni 2024, SM mencoba menyelesaikan persyaratan tersebut, tetapi CBX menanggapi dengan bukti yang saling bertentangan dan akhirnya menolak untuk menegakkan perjanjian yang telah direvisi.
Ketiganya berargumen bahwa ketentuan pembagian pendapatan tersebut tidak adil dan eksploitatif.
Sejak saat itu, situasi telah meningkat menjadi pertarungan Hukum yang berlarut-larut, dengan kedua belah pihak menghadiri beberapa sidang pengadilan.
Saat ini, momentum tampaknya menguntungkan SM Entertainment, sementara CBX menghadapi hambatan yang semakin besar dalam upaya Hukum mereka.***
Editor : Irma Nurfajri


