Pengakuan Ibu Korban Pencabulan Dokter di Bandung: Anak Peragakan Adegan Dewasa

Ibu dari balita yang diduga dicabuli ayah kandungnya di Bandung membeberkan pengakuan pilu. Anak sempat memeragakan adegan dewasa dan membongkar aksi pelaku.

Pengakuan Ibu Korban Pencabulan Dokter di Bandung: Anak Peragakan Adegan Dewasa
Pengakuan Ibu Korban Pencabulan Dokter di Bandung: Anak Peragakan Adegan Dewasa

INILAHKORAN.ID - Kasus dugaan pencabulan balita berusia tiga tahun oleh ayah kandungnya yang berprofesi sebagai dokter di Bandung terus menyita perhatian publik.

Ibu korban membeberkan pengakuan pilu terkait perubahan perilaku sang anak yang sempat memperagakan adegan tidak pantas di depannya.

​Ibu korban menceritakan momen awal saat dirinya mulai menaruh kecurigaan mendalam terhadap perilaku terduga pelaku. 

Sang anak tiba-tiba memeragakan adegan dewasa secara langsung kepadanya.

​"Si anak meragakan adegan ke aku, si anak di atas aku, telentang juga, kayak nyium aku kiri kanan," ungkap ibu korban dalam pernyataan yang diunggah di video @ataliapr.

​Alibi Napas Buatan hingga Kesaksian Mengerikan Korban

Saat ditanya mengenai dari mana ia mempelajari gerakan tersebut, sang anak mengaku melihatnya dari ponsel sang ayah. Pola gerakan itu juga diperagakan oleh terduga pelaku kepada benda lain di rumah.

​"Aku tanya tahu dari mana, 'tahu dari TikTok Papa diperagain juga ke panda'," tuturnya menirukan ucapan sang anak.

​Mendengar pengakuan polos dari sang buah hati, ibu korban langsung mengonfirmasi hal tersebut kepada suaminya. Namun, terduga pelaku berdalih bahwa tindakan tersebut hanyalah upaya pertolongan medis semata.

​"Bapaknya datang, aku tanya 'kamu ngapain', terus papanya beralibi kasih napas buatan," lanjutnya.

​Kecurigaan sang ibu semakin kuat ketika balita tersebut secara polos menceritakan tindakan kekerasan seksual yang dialaminya secara lebih rinci, merujuk pada apa yang dilihatnya di ponsel sang ayah.

​"Pernah bilang juga, 'Mah kayak di HP Papah ya, masukin jari ke vagina sampai pingsan'," tambah sang ibu.

​Pengakuan mengejutkan ini menjadi salah satu bukti kuat yang melengkapi hasil pemeriksaan medis dan visum korban. 

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polda Jawa Barat, sementara pihak kepolisian terus berupaya melacak keberadaan terduga pelaku dan menyelamatkan korban.


Editor : Firda Rachmawati