Pengakuan Jujur Marc Klok tentang Shin Tae Yong, Saya Tidak Pernah Sakit Hati
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok blak-blakan soal Shin Tae Yong selama menjadi pelatih Timnas Indonesia hingga akhirnya dipecat PSSI tepat pada Senin, 6 Januari 2025 kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Gianyar – Gelandang Persib Bandung, Marc Klok blak-blakan soal Shin Tae Yong selama menjadi pelatih timnas Indonesia hingga akhirnya dipecat PSSI tepat pada Senin, 6 Januari 2025 kemarin.
Marc Klok menilai pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia merupakan bagian dari kehidupan dan sepak bola.
“Ada orang yang datang dan ada yang pergi. Ada sukses, ada tidak sukses. Tapi yang penting mungkin kenangan. Saya hormati keputusan Pak Erick (Thohir) dengan federasi (PSSI). Saya pikir semua orang harus hormati ini,” ujar Marc Klok di Gianyar, Bali.
Gelandang naturalisasi asal Belanda ini yakin PSSI sudah memikirkan secara matang hingga akhirnya memutuskan untuk mencoret Shin Tae-yong.
“Masyarakat punya opini, netizen punya opini, pemain mungkin punya opini, tapi yang penting federasi (PSSI) tahu apa yang mereka lakukan dan kenapa mereka lakukan hal ini, karena mereka lihat dari semua aspek, komunikasi, apapun itu,” tuturnya.
Ia pun memberikan doa terbaik untuk Shin Tae-yong meski sudah tak lagi menjadi pelatih timnas Indonesia. Apalagi pemain bernomor punggung 23 ini pernah menjadi anak asuhnya.
“Mungkin kita punya momen bagus sama-sama, kita juga punya momen tidak baik ketika bersama. Tapi ini karir sepak bola, saya tidak punya rasa sakit hati dan cuma mau kasih ucapan good luck, dan semoga ini keputusan terbaik buat sepak bola di Indonesia,” harapnya.
Marc Klok tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih karena telah mendapatkan ilmu dari pelatih yang biasa disebut STY ini. Terutama dalam menjalankan perannya sebagai pesepak bola.
“Saya belajar dari momen itu adalah kecepatan di pertandingan, keputusan dengan bola, one touch play, melepaskan operan dan langsung bergerak untuk menjadi orang ketiga. Mungkin ini adalah hal yang teknis dan saya belajar di tim nasional. Terima kasih, good luck, terima kasih sudah percaya kepada Klok di awal timnas. Dan semoga yang terbaik buat hidup,” pungkasnya. (*)
Editor : Zulfirman


