Pengendara Motor Terseret Banjir Bogor Ternyata Mahasiswi IPB, Hingga Kini Belum Ditemukan
Pengemudi sepeda motor yang hanyut terseret banjir bandang di Jalan Dadali, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, diduga mahasiswi IPB atau Institut Pertanian Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Pengemudi sepeda motor yang hanyut terseret banjir bandang di Jalan Dadali, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, diduga mahasiswi IPB atau Institut Pertanian Bogor.
Saat ini, petugas gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, TNI, Polri, dan Satpol PP setempat, melakukan pencarian terhadap mahasiswi IPB itu.
Korban yang terseret banjir itu diduga bernama Adzra Nabila, seorang mahasiswi IPB. Dia terseret saat hujan deras melanda Kota Bogor, Selasa, 11 Oktober 2022 sore.
Adzra Nabila dikabarkan terseret deras air akibat hujan yang membanjiri belokan Jalan Dadali. Kondisi pengendara dan motornya saat itu tidak kuat menahan arus hingga masuk ke drainase secara sepintas terekam kamera pengendara mobil yang juga melintas di jalan tersebut saat itu.
Kepala BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas menerangkan berkat video pengendara mobil tersebut, diketahui ada pengendara motor yang terseret arus air hujan dan terperosok ke selokan di Jalan Dadali.
Dia diduga masuk ke dalam drainase sehingga petugas BPBD pada Selasa (11/10) sore melakukan pencarian di lokasi hingga pukul 19.00 WIB. Namun demikian, pengendara dan motornya belum ditemukan.
Petugas hanya menemukan potongan dop belakang motor beserta plat motor yang menempel dengan nomor polisi F 5137 FHM di sekitar lokasi.
Dari plat nomor tersebut, petugas melakukan pencarian identitas pengendara melalui keluarganya. Dia diduga pengendara adalah mahasiswi IPB semester 5 bernama Adzra Nabila beralamat di Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Motor dengan nomor polisi F 5137 FHM merupakan jenis skutik yang dikendarai Adzra untuk pergi kuliah di IPB sejak pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 18.00 WIB keluarga sudah tidak bisa menghubungi telepon genggam milik Adzra. (rizki mauludi)
Editor : Zulfirman

