Pengguna Angkutan Nataru di Jabar Diprediksi Turun

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat memprediksi jumlah pengguna angkutan umum selama masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 turun 0,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 1.164.035 orang.

Pengguna Angkutan Nataru di Jabar Diprediksi Turun
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Bandung- Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat memprediksi jumlah pengguna angkutan umum selama masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 turun 0,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 1.164.035 orang.

"Turunnya juga tidak banyak, hanya 0,5 persen dibandingkan tahun lalu. Prediksi kami turun menjadi 1.164.035 penumpang ya untuk jumlah penumpang pada Natal dan Tahun baru kali ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Hery Antasari pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Bandung, Kamis (19/12/2019).

Hery mengatakan bahwa penurunan jumlah pengguna bus dan angkutan sungai, danau, dan penyeberangan berkontribusi besar pada penurunan pengguna angkutan secara keseluruhan.

"Untuk bus itu penurunannya 42 persen sehingga berpengaruh dan ASDP turun 23 persen. Jadi yang berpengaruh itu memang bus karena mungkin orang beralih ke kendaraan pribadi dan moda angkutan lainnya," kata dia.

Dinas Perhubungan juga memperkirakan jumlah kendaraan yang melintasi jalanan Jawa Barat, termasuk yang melintas dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah, meningkat hingga sekitar 40 persen selama masa libur Natal dan Tahun Baru. 

"Jadi peningkatan volume kendaraan ini diprediksi terjadi di jalan sekitar kawasan wisata yang ada di wilayah Jawa Barat. Kalau perkiraan dari rakor yang kemarin itu di Polda Jabar akan ada kenaikan volume kendaraan kurang lebih 40 persen dari volume normal," kata Hery.

Hery mengatakan, selama masa libur akhir tahun ini kendaraan yang melewati Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dari arah Jakarta dan sebaliknya jumlahnya diperkirakan naik sekitar 30 persen dibandingkan pada hari biasa.

"Kami mengantisipasi secara nasional untuk Liburan Natal dan Tahun Baru ini, apalagi sekarang ada yang baru, Tol Japek Elevated, jadi ada antisipasi kepadatan lalu lintas di turunannya," katanya.
 


Editor : Bsafaat