Penyambutan Megah Presiden Mesir Dikritik, Netizen Tagih Penanganan Karhutla
Upacara penyambutan Presiden Mesir dikritik di tengah karhutla Kalimantan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Momen penyambutan diplomatik tersebut berlangsung meriah dengan adanya upacara kenegaraan, pertunjukan Tari Tandok khas Sumatra Utara, hingga pengawalan pesawat tempur di udara.
Pertemuan ini ditujukan untuk mempererat kemitraan kedua negara di berbagai bidang, mulai dari fasilitasi visa hingga kerja sama sektor perikanan.
Namun, kemegahan agenda seremonial tersebut justru memicu gelombang kritik dari warganet di media sosial.
Kolom komentar pada unggahan Threads @prabowogibran2 tersebut dipenuhi desakan masyarakat yang menuntut pemerintah untuk segera memfokuskan perhatian pada bencana alam di dalam negeri.
Salah satu komentar yang menyita perhatian datang dari akun @dorippu yang menuliskan, "RIP PRIORITAS # HUTAN KALIMANTAN DIBAKAR". Nada serupa disampaikan akun @cemaradisa yang menulis, "URUSIN KEBAKARAN HUTAN KALIMANTAN!!!!!!!!!! Kerja!!!!!".
Selain masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), netizen juga mengingatkan pemerintah akan musibah lain seperti banjir bandang di Sumatra Barat.
Akun @heiindaah_ menyampaikan kritiknya dengan menulis, "URUSIN KARHUTLAAA GAAAKKK!!! GUE MAJIKAN LO, JADI TOLONG DI URUS KARHUTLA KALIMANTAN DAN BANJIR BANDANG DI PADANG SUMBAR!.".
Kondisi udara yang memburuk akibat asap pekat juga turut disuarakan oleh warganet terdampak. Akun @lovinsilence mengunggah foto kondisi Palangka Raya yang tertutup asap tebal seraya menuliskan, "Kami masih ber asap mematikan lho pak!".
Kritik tajam ini menyoroti harapan publik agar penanganan bencana alam serta dampaknya bagi masyarakat dapat menjadi prioritas utama pemerintah.
Editor : Firda Rachmawati
