Pepe Reina Gantung Sarung Tangan di Usia 42: Menutup Karier Gemilang Selama 25 Tahun Berkarir di Sepak Bola

Setelah lebih dari dua dekade mewarnai panggung sepak bola Eropa, mantan kiper tim nasional Spanyol dan Liverpool, Pepe Reina, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola profesional di usia 42 tahun.

Pepe Reina Gantung Sarung Tangan di Usia 42: Menutup Karier Gemilang Selama 25 Tahun Berkarir di Sepak Bola
Pepe Reina Gantung Sarung Tangan di Usia 42: Menutup Karier Gemilang Selama 25 Tahun Berkarir di Sepak Bola

INILAHKORAN, Bandung – Setelah lebih dari dua dekade mewarnai panggung Sepak Bola Eropa, mantan kiper tim nasional Spanyol dan Liverpool, Pepe Reina, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sepak Bola profesional di usia 42 tahun.

Reina menutup lembaran karier yang luar biasa panjang dan penuh pencapaian, dengan lebih dari 900 penampilan di level senior selama 25 tahun perjalanan kariernya.

Musim terakhirnya dijalani bersama Como 1907 di Serie B Italia, di bawah asuhan Cesc Fabregas, rekan setimnya di timnas Spanyol dahulu.

Setelah resmi Pensiun, Reina dikabarkan sedang dalam proses untuk bergabung kembali dengan Villarreal, salah satu klub lamanya, sebagai pelatih kiper di sistem akademi klub tersebut.

Dalam pernyataan emosional yang diunggah di akun Instagram resminya, Reina menulis ungkapan terima kasih mendalam atas karier panjang yang telah dijalaninya.

“Karier ini lebih panjang dari yang saya impikan, namun terasa begitu singkat hingga saya ingin menjalaninya kembali. Saya hanya bisa merangkumnya dengan satu kata besar: Terima kasih,” tulis Reina, dikutip dari ANTARA.

Pepe Reina merupakan salah satu produk akademi paling terkenal di dunia, La Masia, milik FC Barcelona. Ia menjalani debut profesionalnya bersama Blaugrana pada tahun 2000 dan tampil sebanyak 49 kali di tim utama sebelum hijrah ke Villarreal pada tahun 2002.

Namanya kemudian melejit setelah bergabung dengan Liverpool pada 2005, di mana ia menjadi andalan di bawah mistar selama delapan musim.

Selama masa pengabdiannya di Anfield, Reina tampil dalam 394 pertandingan dan turut membawa The Reds meraih empat gelar, termasuk Piala FA 2006, Community Shield, dan Piala Super Eropa 2005.

Ia juga menjadi bagian dari skuad yang melaju ke final Liga Champions musim 2006–2007, meski harus mengakui keunggulan AC Milan di Athena.

Karier Reina kemudian melintasi berbagai klub besar Eropa lainnya: Napoli, Bayern Munchen, AC Milan, Aston Villa, Lazio, dan kembali ke Villarreal, sebelum mengakhiri kariernya bersama Como.

Di setiap klub, Reina dikenal tak hanya sebagai penjaga gawang berkualitas, tetapi juga sebagai sosok pemimpin dan panutan di ruang ganti.

Di level internasional, Reina mencatatkan 36 penampilan bersama timnas Spanyol. Ia merupakan bagian dari generasi emas La Roja yang menjuarai Piala Eropa 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, meski lebih sering menjadi pelapis dari Iker Casillas.

Kini, saat ia memulai babak baru dalam dunia Sepak Bola, Reina tampaknya tak akan jauh dari lapangan hijau. Kabar bahwa ia akan menjadi pelatih kiper di akademi Villarreal menjadi isyarat bahwa semangatnya untuk membina dan membagikan ilmu masih menyala.

Pepe Reina menutup kariernya dengan elegan, tak hanya sebagai pemain hebat di lapangan, tapi juga sebagai pribadi yang dihormati di luar lapangan.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan