Peringati Hari Air Sedunia, Wilayah Pinggir Ciliwung Ditanami Pohon
Ratusan pohon ditanam di bantaran Sungai Ciliwung agar kawasan tetap hijau dan kegiatan itu dilaksanakan saat memperingati hari air sedunia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Memperingati Hari Air Sedunia ke-30 tingkat provinsi Jawa Barat Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (UPTD PSDA) Wilayah Sungai (WS) Ciliwung-Cisadane bersama Kecamatan Bogor Timur melakukan penanaman pohon di sekitar bantaran sungai Ciliwung, Kelurahan Katulampa, Kamis 17 Maret 2022.
kegiatan penanaman pohon dalam rangka peringati Hari Air Sedunia dilakukan guna untuk menjaga wilayah sekitar aliran Sungai Ciliwung agar tetap hijau.
Camat Bogor Timur, Rena Da Frina mengatakan, jadi hari ini pihaknya bersama UPTD PSDA WS Ciliwung -Cisadane, Kementerian Kehutanan memperingati hari air sedunia ke 30, ini inisiatif dari PSDA. Sebenarnya ini tindaklanjut dari pembersihan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beberapa waktu lalu dilakukan, kemudian pihaknya melakukan penataan.
"Memang rencana awal ini akan dijadikan RTH makanya kami melakukan penanaman pohon, pohon dari balai kehutanan karena mereka mensupport pohon," ungkap Rena kepada INILAH.
Rena melanjutkan, untuk jenis pohonnya ada jenis pucuk merah, sengon dan kelor. Selain untuk penghijauan, ini juga untuk melestarikan air tanah.
"Kemudia agar tidak longsor disekutar aliran sungai, tahun depan mereka juga akan mengajukan untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan anggaran dari provinsi Jawa Barat," tambahnya.
Kepala Pengawas Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, ini untuk menjaga aliran sungai di Katulampa sambil memulai program penghijauan pada lahan yang telah ditertibkan oleh PSDA.
Baca Juga: Hukum Kredit Rumah dalam Islam Ada Syaratnya, Berikut Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah
"Kami melakukan penataan penghijauan, dibantu oleh Pemkot Bogor untuk penghijauan kawasan Katulampa.
Kami juga sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan, peliharalah keindahan di aliran sungai. Kedepannya akan buat sumur resapan biopori dan lainnya," ungkap Andi.
Andi menjelaskan, nanti pihaknya juga akan mengupayakan ada surat sosialisasi untuk penghiajauan di bantaran kalibaru yang merupakan aliran untuk irigasi dari sungai Ciliwung. Saat ini sebagian juga ditanam pohon dipinggir aliran Kalibaru.
"Pohonnya jenis pucuk merah, pohon sengon dan kelor, sementara kami upayakan dulu keindahan dengan menamam pucuk merah. Tentunya kami berkoordinasi dengan lurah dan RW setempat agar bisa membantu penghijauan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


