Kebakaran Rumah di Layungsari Bogor, Warga Tewas Saat Hendak Selamatkan Anak

Kebakaran rumah di Layungsari, Bogor Selatan, menewaskan warga N (40) saat hendak menyelamatkan anak. Damkar kerahkan lima armada.

Kebakaran Rumah di Layungsari Bogor, Warga Tewas Saat Hendak Selamatkan Anak
Kebakaran rumah di Layungsari, Bogor Selatan, menewaskan warga N (40) saat hendak menyelamatkan anak. Damkar kerahkan lima armada.

INILAHKORAN.ID-Kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di kawasan Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (16/8/2026) malam. Peristiwa tersebut menewaskan seorang warga berinisial N (40).

Korban dilaporkan meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan anaknya yang diduga masih berada di dalam rumah ketika kebakaran terjadi.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung meninjau lokasi kejadian dan menyambangi keluarga korban. Ia menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

“Saya mewakili Pemkot Bogor turut prihatin, turut berduka yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” ungkap Jenal.

Pemkot Bogor Siapkan Penanganan Pascakebakaran

Jenal memastikan Pemerintah Kota Bogor akan membantu kebutuhan penanganan pascakebakaran, termasuk pengurusan dokumen kependudukan apabila terdapat dokumen milik keluarga yang ikut terbakar.

“Semua dokumen yang mungkin terbakar nanti bisa dilaporkan ke camat agar bisa diurus. Yang penanganannya dilakukan, pemadam kebakaran (damkar) sudah cepat membantu,” terangnya.

Menurut Jenal, keluarga korban saat ini masih mengalami trauma mendalam setelah rumah mereka hangus terbakar.

Ia memastikan penanganan pascabencana akan terus dilakukan oleh Pemkot Bogor sesuai kebutuhan keluarga terdampak.

Korban Masuk Kembali ke Rumah

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut Theo, korban sebenarnya sempat berhasil keluar dari rumah ketika api mulai membesar. Namun, korban kemudian kembali masuk karena mengira anaknya masih berada di dalam rumah.

“Korban awalnya sudah keluar rumah saat api sudah membesar, namun ibu tersebut masuk lagi karena mengira anaknya masih di dalam rumah. Namun ternyata anak tersebut sudah lebih dulu diselamatkan,” tutur Theo.

Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban kembali masuk ke dalam bangunan yang sedang terbakar.

Damkar Kerahkan Lima Armada

Dalam proses penanganan kebakaran, DPKP Kota Bogor mengerahkan lima unit armada gabungan dari sejumlah pos di wilayah Kota Bogor.

Petugas pemadam kebakaran berupaya melakukan pemadaman dan memastikan api tidak semakin meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Peristiwa kebakaran tersebut kini menjadi perhatian Pemkot Bogor, terutama dalam memastikan kebutuhan keluarga korban serta penanganan pascabencana dapat dilakukan dengan cepat.

Pemkot Bogor juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan segera menghubungi petugas apabila terjadi keadaan darurat.***


Editor : JakaPermana