Peringati May Day, Buruh Kab Bandung Gelar Tablig Akbar
Aliansi buruh Kabupayen Bandung menggelar tablig akbar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Dome Balerame Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kamis (2/5/2019). Dalam tablig akbar tersebut juga para buruh menyampaikan aspirasi dihadapan Bupati Bandung Dadang M Naser.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH,Bandung- Aliansi buruh Kabupayen Bandung menggelar tablig akbar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Dome Balerame Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kamis (2/5/2019). Dalam tablig akbar tersebut juga para buruh menyampaikan aspirasi dihadapan Bupati Bandung Dadang M Naser.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bandung, Uben Yunara mengatakan, kegiatan tablig akbar ini merupakan rankaian kegiatan peringatan May Day yang digelar oleh para buruh di Kabupaten Bandung. Setelah kemarin, mereka turut menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate Bandung dengan ribuan buruh lainnya di Jawa Barat.
"Kami juga tetap meminta pemerintah segera merevisi PP 78 tentang pengupahan, Perpres 20 tentang TKA. Kemudian kami juga menuntut pemerintah segera menghapus sistem kerja kontrak dan outsourching. Kami juga mendesak pemerintah untuk menurunkan harga berbagai kebutuhan pokok termasuk gas, listrik dan BBM.
1 tgl lakukan aksi rev pp 78 pemgupatana. Perpres 20 2018 tenyang tka, hapus kontrak dan out, turunkan harga yf menqmuakut kebutuhan rakyat. Sembako, gas listrik dan pajak, bbm," kata Uben disela kegiatan.
Selain itu, kata Uben, pihaknya juga menuntut pemerintah untuk mempermudah dan memperbanyak lapangan kerja. Selain itu, pemerintah juga harus mendirikan berbagai tempat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) hingga ke tingkat desa. Ini sangat penting untuk mempersiapkan calon tenaga kerja yang siap masuk ke dunia industri.
"Kalau Balai Latihan Kerja (BLK) itu juga bagus, tapi kan sifatnya itu terpusat. Padahal sebenarnya pengangguran itu ada di desa. Kemudian LPK itu juga harus didirikan di tingkat desa yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, misalnya seperti daerah di Pangalengan alangkah baiknya didirikan LPK dibidang pertanian," ujarnya.
Bupati Bandung Dadang M Naser menambahkan, tablig akbar ini diisi dengan kegiatan sosial dan pembagian doorprize berupa umroh, sepeda motor, sepeda gunung dan masih banyak lagi barang-barang elektronik.
"Ini inisiatif buruh untuk menyelenggarakan tablig akbar dalam rangka May Day, sekaligus menyambut bulan suci ramadan. Tadi juga ada deklaratif tapi dari pada aksi demo hingga menutup jalan. Tadi sudah kami terima salah satunya ingin ada penghapusan PP 78," kata Dadang.
Meski demikian, kata Dadang, menurutnya penghapusan PP 78 ini merupakan wewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu pihaknya akan membahas hal tersebut dalam tripartit (pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh). Bahkan jika perlu ia sebagai perwakilan pemerintah daerah akan datang bersama para buruh untuk ikut menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat.
"Tak hanya itu saja, permasalahan di Kabupaten Bandung saja tapi juga di seluruh Indonesia dan ini mulai didengar oleh presiden ditanggapi bahwa ini akan direvisi," ujarnya.
Berkat kondusifitas serikat buruh ini nilai investasi Kabupaten Bandung terus naik setiap tahunnya. Di 2018 nilai investasi tembus di angka Rp 16,8 triliun.
"Kalau ada apa yang tidak bisa diterima, atau dikeluhkan dan tidak adil di buruh kita dengarkan juga,"(rd dani r nugraha).
Editor : JakaPermana

