Permudah Pelayanan, Kota Bandung Siap Terapkan Identitas Kependudukan Digital

Pemkot Bandung serius menerapkan identitas kependudukan digital. Secara bertahap, penerapan identitas digital warga Kota Bandung itu dilakukan untuk menghindari terjadinya pemalsuan data kependudukan.

Permudah Pelayanan, Kota Bandung Siap Terapkan Identitas Kependudukan Digital
Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, secara infrastruktur Kota Bandung relatif siap mendukung program identitas kependudukan digital. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung serius menerapkan identitas kependudukan digital. Secara bertahap, penerapan identitas digital warga Kota Bandung itu dilakukan untuk menghindari terjadinya pemalsuan data kependudukan.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, secara infrastruktur Kota Bandung relatif siap mendukung program identitas kependudukan digital.

"Meski disampaikan penerapan identitas kependudukan digital ini tidak wajib, tapi karena relatif infrastruktur di Kota Bandung lebih siap. Masyarakat Kota Bandung juga sudah terbiasa digitalisasi. Maka ini tentunya akan mempermudah pelayanan ke depannya," kata Yana Mulyana, Senin 6 Maret 2023.

Yana mengungkapkan, identitas kependudukan digital bisa menjadi alternatif pilihan bagi warga Kota Bandung untuk semakin mudah mengakses pelayanan dan bantuan  pemerintah 

"Pilihan jika nanti suatu masyarkat ingin mendapatkan pelayanan yang lebih baik kedepannya," ucapnya. 

Sementara itu, Direktur PIAK Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kemendagri Erikson P Manihuruk mengatakan sementara ini identitas kependudukan digital ini bisa diakses menggunakan digital dan manual.

"Prinsipnya ingin memudahkan pelayanan masyarakat, karena tidak semua masyarakat punya smartphone  dan akses internet yang cukup, tapi saya kira di Bandung sudah lebih siap," kata Erikson.

Dia memastikan, identitas kependudukan digital itu bersifat aman untuk pelayanan. Sebab, verifikasi data yang dilakukan hanya oleh yang bersangkutan. Tak hanya itu, Disdukcapil akan melakukan pelayanan secara jemput bola. 

Sedangkan, Kepala Ddisdukcapil Kota Bandung Tatang Muhtar mengatakan pelaksanaan sosialisasi dan aktivasi identitas kependudukan digital dilakukan secara bertahap. Diawali dengan pegawai Ditjendukcapil, pegawai Dukcapil kabupaten/kota, ASN wilayah NKRI, akademisi dan masyarakat umum.

Hingga saat ini, Disdukcapil Kota Bandung telah memfasilitasi pelaksanaan aktivasi identitas kependudukan bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung yang telah dimulai sejak Februari 2023, serta secara bertahap menyasar akademisi yang dimulai dari Kampus IPDN dan Kampus Universitas Islam Bandung.

"Adapun target nasional yang diberikan untuk penerapan identitas kependudukan digital adalah sebesar 25 persen dari total jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman dan mendapatkan KTP-el. Di Kota Bandung sendiri target capaian identitas kependudukan digital berkisar 465.000 jiwa," jelasnya.*** (yogo triastopo)


Editor : Doni Ramdhani