Pernyataan Pemerintah Indonesia Yang Prihatin Konflik Palestina Israel, Athian Ali : Tidak Ada Gunanya
KH Athian Ali, sebagai Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), meminta pemerintah Indonesia untuk menentukan sikap terkait konflik yang terjadi antara Palestina-Israel, dimana terdapat banyak korban umat muslim.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - KH Athian Ali, sebagai Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), meminta pemerintah Indonesia untuk menentukan sikap terkait konflik yang terjadi antara Palestina-Israel, dimana terdapat banyak korban umat Muslim.
Pernyataan prihatin yang dilayangkan pemerintah Indonesia kemarin ini, menurut dia tidak ada gunanya sama sekali. Harus ada langkah nyata dari Pemerintah, untuk membela umat Muslim di Palestina.
"Bukan hanya pernyataan (yang dilakukan), itu tidak ada gunanya sama sekali, harus ada sikap yang jelas, kalau pemerintah tidak peduli dengan umat Islam, lihat dari sisi kemanusiaannya. Mudah-mudahan sisi kemanusiaannya pemerintah tergugah untuk membela sesama manusia di sana," ujar KH Athian Ali, Minggu (15/10/2023).
Maka dengan itu, ia pun mengatakan pihaknya akan menggelar aksi bela Palestina yang bakal digelar pada Sabtu 21 Oktober 2023. Ia bersama komunitasnya akan turun ke jkn meminta pemerintah memberikan jalan untuk umat Islam Indonesia membela rakyat Palestina.
"Kita menuntut kepada pemerintah segera kami beri jalan, beri kemudahan untuk melakukan sesuatu," ucapnya.
Amin Bukhaery, Ketua Junduloh Annas menambahkan, konflik di Palestina bukan hanya masalah perebutan teritorial saja.
"Kita melihat problematika di Palestina itu adalah pertempuran agama bukan hanya perebutan teritorial, dengan demikian jadi harus dihadapi dengan berbagai cara, baik dengan cara diplomasi atau yang lain," ujar Amin.
Amin Bukhaery pun mengajak umat Muslim untuk ikut berjihad membela Palestina. Jihad, kata dia, dapat dilakukan dengan memberikan bantuan dan dan doa untuk rakyat Palestina.
"Kami juga melakukan penggalangan dana (saat aksi bela Palestina) untuk disampaikan ke perwakilan kita di sana. Kepada pemerintah, kami sampaikan, bahwa Indonesia harus berperan aktif karena Palestina merupakan negara di awal yang mengakui kemerdekaan Indonesia, maka dengan diplomasi pemerintah harus serius membela Palestina, tidak sekadar lips servis atau kata-kata," katanya.
Untuk diketahui, ribuan umat Muslim dari berbagai daerah direncanakan bakal menggelar aksi bela Palestina.
Aksi itu diinisiasi oleh Aliansi Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina (AMJP2) bersama sejumlah organisasi Islam. Rencananya, aksi dilakukan pada Sabtu 21 Oktober 2023.
Aksi itu akan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dimulai dengan longmach dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka dan dilanjutkan dengan orasi.
Editor : Ahmad Sayuti


